25 C
Jakarta
Saturday, March 7, 2026

Kinerja BRI Dapat Pujian Menteri PKP, Pembiayaan Rumah Subsidi Melonjak 100 Persen

JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberi apresiasi tinggi kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atas perannya mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah. Kontribusi BRI dinilai krusial, terutama dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dalam kunjungannya ke Kantor Pusat BRI, Rabu (4/2/2026), Maruarar menyoroti lonjakan signifikan pembiayaan rumah subsidi oleh BRI yang naik hingga 100%. Pada 2024, BRI membiayai sekitar 16 ribu unit rumah subsidi. Angka itu melonjak menjadi 32 ribu unit pada 2025, tertinggi di antara bank penyalur KPR Subsidi.

“Saya datang langsung bertemu Pak Hery Gunardi untuk mengucapkan terima kasih. Ada 32 ribu MBR—petani, nelayan, buruh, asisten rumah tangga, sopir, pengemudi ojek, dan profesi lainnya—yang sekarang punya rumah karena kerja nyata BRI,” ujar Maruarar.

Baca Juga :  Empat Guru Besar Baru Dikukuhkan, Gubernur: SDM Unggul Kunci Majukan Kalteng

Menurut Maruarar, dampak program perumahan tidak berhenti pada penerima manfaat. Penyaluran rumah subsidi ikut menggerakkan roda ekonomi, mulai dari penyerapan tenaga kerja konstruksi, usaha toko material, hingga sopir angkutan bahan bangunan ke lokasi proyek.

Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan manfaat program perumahan melalui penguatan ekonomi keluarga. Dalam hal ini, ekosistem BRI Group, khususnya melalui PT Permodalan Nasional Madani (PNM), dinilai berperan besar. Program PNM Mekaar terbukti membantu ibu rumah tangga mengembangkan usaha ultra mikro, dari kuliner hingga kerajinan tangan.

“Ini bukan sekadar rumah, tapi soal kesejahteraan. Negara hadir lewat BRI, memastikan rakyat punya akses pembiayaan yang adil dan terbebas dari jerat rentenir,” tegas Maruarar.

Hingga kini, lebih dari 2,8 juta nasabah PNM Mekaar tercatat naik kelas dan memperoleh akses layanan keuangan lanjutan melalui Pegadaian dan BRI, membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Lewat UMKM EXPO(RT) BRI Buka Jalan Pengusaha UMKM Rajut Tembus Pasar Ekspor

Sementara itu, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyambut baik apresiasi tersebut. Ia menegaskan komitmen BRI sebagai bank rakyat untuk terus mendukung program strategis pemerintah.

“BRI memiliki lebih dari 7.500 unit kerja di seluruh Indonesia. Kekuatan jaringan ini menjadi modal utama kami untuk mempercepat penyaluran program pemerintah, termasuk di sektor perumahan,” kata Hery.

Sepanjang 2025, BRI merealisasikan penyaluran KPR Subsidi Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia. Sekitar 97% dari total tersebut disalurkan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang menjadi tulang punggung Program 3 Juta Rumah pemerintah. ***

JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberi apresiasi tinggi kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atas perannya mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah. Kontribusi BRI dinilai krusial, terutama dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dalam kunjungannya ke Kantor Pusat BRI, Rabu (4/2/2026), Maruarar menyoroti lonjakan signifikan pembiayaan rumah subsidi oleh BRI yang naik hingga 100%. Pada 2024, BRI membiayai sekitar 16 ribu unit rumah subsidi. Angka itu melonjak menjadi 32 ribu unit pada 2025, tertinggi di antara bank penyalur KPR Subsidi.

“Saya datang langsung bertemu Pak Hery Gunardi untuk mengucapkan terima kasih. Ada 32 ribu MBR—petani, nelayan, buruh, asisten rumah tangga, sopir, pengemudi ojek, dan profesi lainnya—yang sekarang punya rumah karena kerja nyata BRI,” ujar Maruarar.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Empat Guru Besar Baru Dikukuhkan, Gubernur: SDM Unggul Kunci Majukan Kalteng

Menurut Maruarar, dampak program perumahan tidak berhenti pada penerima manfaat. Penyaluran rumah subsidi ikut menggerakkan roda ekonomi, mulai dari penyerapan tenaga kerja konstruksi, usaha toko material, hingga sopir angkutan bahan bangunan ke lokasi proyek.

Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan manfaat program perumahan melalui penguatan ekonomi keluarga. Dalam hal ini, ekosistem BRI Group, khususnya melalui PT Permodalan Nasional Madani (PNM), dinilai berperan besar. Program PNM Mekaar terbukti membantu ibu rumah tangga mengembangkan usaha ultra mikro, dari kuliner hingga kerajinan tangan.

“Ini bukan sekadar rumah, tapi soal kesejahteraan. Negara hadir lewat BRI, memastikan rakyat punya akses pembiayaan yang adil dan terbebas dari jerat rentenir,” tegas Maruarar.

Hingga kini, lebih dari 2,8 juta nasabah PNM Mekaar tercatat naik kelas dan memperoleh akses layanan keuangan lanjutan melalui Pegadaian dan BRI, membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas.

Baca Juga :  Lewat UMKM EXPO(RT) BRI Buka Jalan Pengusaha UMKM Rajut Tembus Pasar Ekspor

Sementara itu, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyambut baik apresiasi tersebut. Ia menegaskan komitmen BRI sebagai bank rakyat untuk terus mendukung program strategis pemerintah.

“BRI memiliki lebih dari 7.500 unit kerja di seluruh Indonesia. Kekuatan jaringan ini menjadi modal utama kami untuk mempercepat penyaluran program pemerintah, termasuk di sektor perumahan,” kata Hery.

Sepanjang 2025, BRI merealisasikan penyaluran KPR Subsidi Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia. Sekitar 97% dari total tersebut disalurkan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang menjadi tulang punggung Program 3 Juta Rumah pemerintah. ***

Terpopuler

Artikel Terbaru