32.9 C
Jakarta
Thursday, July 25, 2024
spot_img

PPKM Mikro Maksimalkan Edukasi Protokol Kesehatan

PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten
Pulang Pisau H Ahmad Fadli Rahman menaruh perhatian yang cukup besar terhadap
penerapan protokol kesehatan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

Politikus Partai
Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut menginginkan, penegakkan
protokol kesehatan bisa dilaksanakan di semua wilayah kabupaten Pulang Pisau.
“Tidak hanya di kota Pulang Pisau saja. Akan tetapi juga di seluruh wilayah dan
perdesaan,” kata Fadli.

Dia juga
terus mendorong agar penegakkan protokol kesehatan juga dilaksanakan di
desa-desa dan dilaksanakan secara massif. “Untuk itu, melalui kegiatan PPKM
Mikro dapat dilakukan kampanye tentang penerapan protokol kesehatan kepada
masyarakat,” tegas dia.

Baca Juga :  Selain Bapok, Stok Elpiji Selama Ramadan Harus Cukup

Selain itu,
lanjut dia, aparatur desa juga bisa melakukan upaya atau langkah pencegahan
dengan gerakan yang masif. “Pemerintah pusat juga telah menginstruksikan agar
pemerintah desa menyisihkan anggaran Dana Desa (DD) minimal delapan persen
untuk penanganan dan pencegahan Covid-19,” ucapnya.

Dia
berharap, penggunaan anggaran tersebut agar bisa dilaksanakan secara efektif
dan efisien. “Artinya, jangan karena diberi ruang untuk mengalokasikan DD
delapan persen lalu penggunaannya jor-joran. Harus efektif, efisien dan tepat
sasaran. Sesuai tingkat urgensi,” kata Fadli.

Jika desa
itu, lanjut dia, tidak ada kasus Covid-19 maka pihak desa bisa memaksimalkan
sosialisasi dan edukasi terkait penerapan protokol kesehatan sebagai upaya
pencegahan penyebaran Covid-19 di desa tersebut. “Misalnya pemasangan spanduk
atau baliho yang berisi imbauan penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat
umum. Dengan ada gerakan secara masif itu kita harapkan akan mendorong
kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.

Baca Juga :  Waket DPRD Pulpis Terima Kunjungan Komisi III DPRD HSS

Menurut
dia, salah satu tempat yang bisa dijadikan sebagai sasaran sosialisasi melalui
pemasangan baliho adalah pasar mingguan. “Karena di perdesaan itu pasarnya
merupakan pasar mingguan. Yang buka seminggu sekali,” ucapnya.

Dia
mengungkapkan, pasar itu merupakan pusat perekonomian masyarakat dan selalu
ramai. “Di pusat-pusat keramaian itulah kita minta masyarakat untuk selalu
mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran
Covid-19,” tandasnya.

PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten
Pulang Pisau H Ahmad Fadli Rahman menaruh perhatian yang cukup besar terhadap
penerapan protokol kesehatan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

Politikus Partai
Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut menginginkan, penegakkan
protokol kesehatan bisa dilaksanakan di semua wilayah kabupaten Pulang Pisau.
“Tidak hanya di kota Pulang Pisau saja. Akan tetapi juga di seluruh wilayah dan
perdesaan,” kata Fadli.

Dia juga
terus mendorong agar penegakkan protokol kesehatan juga dilaksanakan di
desa-desa dan dilaksanakan secara massif. “Untuk itu, melalui kegiatan PPKM
Mikro dapat dilakukan kampanye tentang penerapan protokol kesehatan kepada
masyarakat,” tegas dia.

Baca Juga :  Selain Bapok, Stok Elpiji Selama Ramadan Harus Cukup

Selain itu,
lanjut dia, aparatur desa juga bisa melakukan upaya atau langkah pencegahan
dengan gerakan yang masif. “Pemerintah pusat juga telah menginstruksikan agar
pemerintah desa menyisihkan anggaran Dana Desa (DD) minimal delapan persen
untuk penanganan dan pencegahan Covid-19,” ucapnya.

Dia
berharap, penggunaan anggaran tersebut agar bisa dilaksanakan secara efektif
dan efisien. “Artinya, jangan karena diberi ruang untuk mengalokasikan DD
delapan persen lalu penggunaannya jor-joran. Harus efektif, efisien dan tepat
sasaran. Sesuai tingkat urgensi,” kata Fadli.

Jika desa
itu, lanjut dia, tidak ada kasus Covid-19 maka pihak desa bisa memaksimalkan
sosialisasi dan edukasi terkait penerapan protokol kesehatan sebagai upaya
pencegahan penyebaran Covid-19 di desa tersebut. “Misalnya pemasangan spanduk
atau baliho yang berisi imbauan penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat
umum. Dengan ada gerakan secara masif itu kita harapkan akan mendorong
kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.

Baca Juga :  Waket DPRD Pulpis Terima Kunjungan Komisi III DPRD HSS

Menurut
dia, salah satu tempat yang bisa dijadikan sebagai sasaran sosialisasi melalui
pemasangan baliho adalah pasar mingguan. “Karena di perdesaan itu pasarnya
merupakan pasar mingguan. Yang buka seminggu sekali,” ucapnya.

Dia
mengungkapkan, pasar itu merupakan pusat perekonomian masyarakat dan selalu
ramai. “Di pusat-pusat keramaian itulah kita minta masyarakat untuk selalu
mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran
Covid-19,” tandasnya.

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru