PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Ketua Komisi II DPRD Kalteng Achmad Rasyid mengimbau kepada pemerintah daerah agar melakukan intervensi pasar untuk menstabilkan kenaikan harga bahan pokok (bapok).
“Oleh karena itu, pemerintah seringkali melakukan intervensi pasar untuk menstabilkan kenaikan harga tersebut. Maka harga barang dan jasa terjaga sesuai dengan kebutuhan masyarakat,”ujarnya,baru-baru ini.
Rasyid menjelaskan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan pemerintah untuk melakukan intervensi pasar. Salah satunya adalah dengan mengadakan pasar murah. Pasar murah adalah pasar yang menjual bahan pokok dengan harga yang murah dan terjangkau bagi masyarakat dengan penghasilan rendah.
“Pemerintah dapat bekerja sama dengan pihak swasta untuk mengadakan pasar murah di seluruh wilayah. Selain itu, pemerintah juga dapat menggunakan anggaran yang telah disiapkan untuk mengadakan segala macam bentuk intervensi pasar seperti penyeimbang harga pasar,” jelasnya.
Politisi Partai Gerindra menerangkan, situasi di mana harga bahan pokok mengalami lonjakan, intervensi pasar oleh pemerintah dapat memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa pemerintah peduli dengan kebutuhan mereka dan dapat membantu menstabilkan harga pasar.
“Dengan adanya intervensi pasar seperti pasar murah, penyeimbang, dan subsidi, masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga yang terjangkau,” pungkasnya. (hfz)