PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO Â – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menegaskan bahwa kepemimpinan sejati berpijak pada integritas dan keteladanan moral, bukan sekadar mengejar jabatan atau kekuasaan. Pesan tersebut ia sampaikan saat mengisi materi kepemimpinan dalam agenda Latihan Kader II (LK II) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palangka Raya.
“Pemimpin yang hebat bukan hanya mampu menggerakkan orang lain, tetapi juga mampu memberikan teladan, menginspirasi perubahan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama,” kata Subandi, Selasa (20/10/2026).
Menurut Subandi, tantangan zaman menuntut pemimpin masa kini memiliki visi yang jelas, nalar kritis, dan kecakapan komunikasi. Selain itu, sikap bijak dalam menyikapi perbedaan pandangan sangat krusial agar setiap kebijakan tetap berpihak pada kepentingan publik.
Ia menilai mahasiswa menempati posisi strategis sebagai motor penggerak kemajuan daerah dan bangsa. Potensi intelektual tersebut harus diperkuat dengan integritas karakter serta kepekaan sosial.
“Mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan harus terus mengembangkan kapasitas diri, memperluas wawasan, aktif berorganisasi, dan menumbuhkan kepekaan terhadap persoalan masyarakat,” tuturnya.
Subandi juga memandang organisasi kemahasiswaan seperti HMI merupakan kawah candradimuka yang efektif untuk menggembleng mentalitas kader. Lewat forum LK II ini, ia berharap kader berani mengambil keputusan strategis yang berlandaskan kalkulasi matang demi kemaslahatan masyarakat luas.(jef)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO Â – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menegaskan bahwa kepemimpinan sejati berpijak pada integritas dan keteladanan moral, bukan sekadar mengejar jabatan atau kekuasaan. Pesan tersebut ia sampaikan saat mengisi materi kepemimpinan dalam agenda Latihan Kader II (LK II) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palangka Raya.
“Pemimpin yang hebat bukan hanya mampu menggerakkan orang lain, tetapi juga mampu memberikan teladan, menginspirasi perubahan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama,” kata Subandi, Selasa (20/10/2026).
Menurut Subandi, tantangan zaman menuntut pemimpin masa kini memiliki visi yang jelas, nalar kritis, dan kecakapan komunikasi. Selain itu, sikap bijak dalam menyikapi perbedaan pandangan sangat krusial agar setiap kebijakan tetap berpihak pada kepentingan publik.
Ia menilai mahasiswa menempati posisi strategis sebagai motor penggerak kemajuan daerah dan bangsa. Potensi intelektual tersebut harus diperkuat dengan integritas karakter serta kepekaan sosial.
“Mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan harus terus mengembangkan kapasitas diri, memperluas wawasan, aktif berorganisasi, dan menumbuhkan kepekaan terhadap persoalan masyarakat,” tuturnya.
Subandi juga memandang organisasi kemahasiswaan seperti HMI merupakan kawah candradimuka yang efektif untuk menggembleng mentalitas kader. Lewat forum LK II ini, ia berharap kader berani mengambil keputusan strategis yang berlandaskan kalkulasi matang demi kemaslahatan masyarakat luas.(jef)