PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di daerah, dengan menjembatani komunikasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat.
Wakil Ketua Komisi lll DPRD Kalteng Junaidi. Bersama Wakil Ketua Komisi ll DPRD Kalteng Muhammad Anshari, mendampingi Bupati Katingan Saiful melakukan kunjungan kerja ke Jakarta. Agenda utama kunjungan tersebut adalah konsultasi dan koordinasi dengan DPR-RI terkait usulan perbaikan infrastruktur jalan strategis.
Anggota DPRD Kalteng yang turut dalam rombongan tersebut mengungkapkan, pihaknya memfasilitasi pertemuan dengan sejumlah anggota DPR-RI, termasuk Komisi IV Bambang Purwanto yang membidangi Pertanian, Kehutanan dan Kelautan.
“Kami mendapat amanah dari Pimpinan DPRD untuk mendampingi Bupati Katingan konsultasi dan silaturahmi. Tujuannya agar program pemerintah pusat yang belum diketahui daerah bisa terserap, mengingat anggaran kabupaten/kota saat ini sangat terbatas,” ujarnya Junaidi diwawancara awak media usai acara Milad ke 79 HMI di Hotel Best Western Batanggaring. Sabtu malam (14/2/26).
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Katingan bersama DPRD Kalteng memperjuangkan dua ruas jalan prioritas agar dapat dibiayai melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.
Prioritas pertama adalah pembukaan akses jalan dari Pegatan menuju Katingan Kuala sepanjang kurang lebih 94 kilometer. Ruas ini dinilai sangat urgensi karena menjadi akses utama menuju lumbung pangan daerah.
“Tujuannya dalam rangka membuka akses dari Kasongan ke lumbung pangan kita. Karena Katingan Kuala itu merupakan kawasan food estate-nya Katingan,” jelasnya.
Prioritas kedua adalah peningkatan jalan dari Kasongan menuju perbatasan Kalimantan Barat (Kabupaten Melawi) sepanjang 82 kilometer. Pembukaan akses ini diharapkan dapat mendongkrak pergerakan ekonomi, perkebunan, dan pertanian antar-provinsi.
Ia menegaskan. Bahwa DPRD Kalteng membuka pintu selebar-lebarnya bagi seluruh Bupati dan Wali Kota se-Kalteng, yang membutuhkan pendampingan ke kementerian.
Menurutnya, banyak peluang program nasional yang bisa dibawa ke daerah jika komunikasi terjalin dengan baik. Selain infrastruktur, pihaknya juga sempat mendampingi kelompok usaha pengusaha unggas Kalteng ke Kementerian Pertanian untuk menyerap program bantuan pusat.
“Kita bersedia dan bersepakat untuk membantu Bupati/Wali Kota kalau ingin minta pendampingan ke manapun. Baik ke DPR-RI, Kementerian Pertanian, Kementerian PU, atau kementerian lainnya demi pembangunan Kalteng,” pungkasnya. (her)


