30.7 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Wakil Rakyat Minta Pemerintah Setempat Fokus Hadapi Kabut Asap

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua (Waket) I DPRD Kota Palangka Raya Wahid Yusuf mengimbau, kepada masyarakat Kota Palangka Raya agar selalu menjaga kesehatan mengingat kabut asap kian tebal dan akan selalu ada potensi peningkatan status bahaya.

Wahid menanggapi kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPB) dan relawan agar bekerja lebih keras dan saling bergotong royong untuk pengendalian kabut asap yang mencemari udara di Kota Palangka Raya.

“Dengan kurangnya Karhutla yang terjadi otomatis akan mengurangi dampak kabut asap,” ujarnya.

Menurut Wahid seluruh stakeholder harus bekerja sama untuk menangani kabut asap ini, dapat dengan upaya pencegayan penyakit Inpeksi Saluran Pernapasan (Ispa) membagikan masker kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat diluar ruangan baik penjalan kaki maupun kendaraan roda dua disejumlah titik lampu merah.

Baca Juga :  Soal Ancaman Bahaya Karhutla di Palangka Raya, Sigit Bilang Begini

“Yang terlibat dapat dari organisasi, relawan, Satuan Tugas (Satgas),” tuturnya.

Wahid menuturkan agar fokus menghadapi kabut asap yang rutin tiap tahunnya, mengesampingkan pemindahan tenaga pegawai honorer dari Dinas Perhubungan (Dishub) ke BPBD.

“Harus fokus terlebih dahulu menangani masalah yang ada, kabut asap hilang udara menjadi baik,” pungkasnya. (tim)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua (Waket) I DPRD Kota Palangka Raya Wahid Yusuf mengimbau, kepada masyarakat Kota Palangka Raya agar selalu menjaga kesehatan mengingat kabut asap kian tebal dan akan selalu ada potensi peningkatan status bahaya.

Wahid menanggapi kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPB) dan relawan agar bekerja lebih keras dan saling bergotong royong untuk pengendalian kabut asap yang mencemari udara di Kota Palangka Raya.

“Dengan kurangnya Karhutla yang terjadi otomatis akan mengurangi dampak kabut asap,” ujarnya.

Menurut Wahid seluruh stakeholder harus bekerja sama untuk menangani kabut asap ini, dapat dengan upaya pencegayan penyakit Inpeksi Saluran Pernapasan (Ispa) membagikan masker kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat diluar ruangan baik penjalan kaki maupun kendaraan roda dua disejumlah titik lampu merah.

Baca Juga :  Soal Ancaman Bahaya Karhutla di Palangka Raya, Sigit Bilang Begini

“Yang terlibat dapat dari organisasi, relawan, Satuan Tugas (Satgas),” tuturnya.

Wahid menuturkan agar fokus menghadapi kabut asap yang rutin tiap tahunnya, mengesampingkan pemindahan tenaga pegawai honorer dari Dinas Perhubungan (Dishub) ke BPBD.

“Harus fokus terlebih dahulu menangani masalah yang ada, kabut asap hilang udara menjadi baik,” pungkasnya. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru