alexametrics
25.7 C
Palangkaraya
Saturday, August 13, 2022

HGN, Bentuk Apresiasi Terhadap Profesi Seorang Guru

PALANGKA
RAYA-Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Beta Syailendra, menyambut peringatan
Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh pada 25 November tiap tahunnya.

Menurut
Beta, HGN merupakan sebuah momen yang diperingati sebagai bentuk apresiasi
terhadap profesi seorang guru. Sejatinya seorang pendidik merupakan kunci keberhasilan
pendidikan anak bangsa, dengan cara mendidik yang berkualitas dan dedikasi
tinggi.

Meski
dihadapi dengan segala keterbatasan, penerapan ilmu dan inspirasi harus tetap
terhubung dengan baik. Keterbatasan yang dimaksud dapat pula menjadi polemik
dalam mendidik anak bangsa, jika sumber daya pengajar tidak memiliki kapasitas
disertai motivasi yang tinggi dalam proses mendidik anak, maka hal tersebut
akan menjadi sia-sia.

Baca Juga :  Hadapi Karhutla, Tupoksi TSAK Harus Betul-Betul Dimaksimalkan

“Tidak
ada teknologi, fasilitas, dan infrastruktur secanggih dan semahal apapun yang
dapat menggantikan semangat, kegigihan juga dekatnya hubungan batin yang
tercipta antara guru dan murid,” jelasnya saat diwawancara Kalteng Pos, Senin
(25/11).

Diakui
Beta, tidaklah mudah menjadi seorang guru, satu sisi guru dituntut untuk selalu
memberikan pendidikan yang terbaik kepada muridnya. Disisi lain mereka tidak
diberikan sarana prasarana yang dibutuhkan menjalankan tugasnya.

Ditambah,
adanya tuntutan administrasi serta kesejahteraan yang minim terutama bagi guru
honorer dan swasta. Hal-hal tersebut harus menjadi pekerjaan rumah bagi wakil rakyat
nantinya untuk memperjuangkan hak-hak mereka sebagai tenaga pendidik

“Ketahuilah
bahwa kami di sini sedang berjuang bersama kalian demi terciptanya generasi
yang lebih baik,” tutup ketua fraksi PAN ini. (*pra/ari)

Baca Juga :  Dewan Minta Gepeng di Palangka Raya Segera Ditertibkan

PALANGKA
RAYA-Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Beta Syailendra, menyambut peringatan
Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh pada 25 November tiap tahunnya.

Menurut
Beta, HGN merupakan sebuah momen yang diperingati sebagai bentuk apresiasi
terhadap profesi seorang guru. Sejatinya seorang pendidik merupakan kunci keberhasilan
pendidikan anak bangsa, dengan cara mendidik yang berkualitas dan dedikasi
tinggi.

Meski
dihadapi dengan segala keterbatasan, penerapan ilmu dan inspirasi harus tetap
terhubung dengan baik. Keterbatasan yang dimaksud dapat pula menjadi polemik
dalam mendidik anak bangsa, jika sumber daya pengajar tidak memiliki kapasitas
disertai motivasi yang tinggi dalam proses mendidik anak, maka hal tersebut
akan menjadi sia-sia.

Baca Juga :  Lurah Harus Bisa Berperan Aktif Dalam Antisipasi Bencana Alam

“Tidak
ada teknologi, fasilitas, dan infrastruktur secanggih dan semahal apapun yang
dapat menggantikan semangat, kegigihan juga dekatnya hubungan batin yang
tercipta antara guru dan murid,” jelasnya saat diwawancara Kalteng Pos, Senin
(25/11).

Diakui
Beta, tidaklah mudah menjadi seorang guru, satu sisi guru dituntut untuk selalu
memberikan pendidikan yang terbaik kepada muridnya. Disisi lain mereka tidak
diberikan sarana prasarana yang dibutuhkan menjalankan tugasnya.

Ditambah,
adanya tuntutan administrasi serta kesejahteraan yang minim terutama bagi guru
honorer dan swasta. Hal-hal tersebut harus menjadi pekerjaan rumah bagi wakil rakyat
nantinya untuk memperjuangkan hak-hak mereka sebagai tenaga pendidik

“Ketahuilah
bahwa kami di sini sedang berjuang bersama kalian demi terciptanya generasi
yang lebih baik,” tutup ketua fraksi PAN ini. (*pra/ari)

Baca Juga :  Hadapi Karhutla, Tupoksi TSAK Harus Betul-Betul Dimaksimalkan

Most Read

Artikel Terbaru

/