26.8 C
Jakarta
Wednesday, January 28, 2026

Kunjungan Wisata Palangka Raya Tembus 644 Ribu, DPRD Soroti Masalah Musiman

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kunjungan wisatawan ke Palangka Raya sepanjang 2025 menembus angka 644.270 orang. Capaian ini mendapat respons positif dari DPRD Kota Palangka Raya, namun di balik lonjakan tersebut masih tersimpan persoalan klasik, yakni kunjungan yang belum merata dan cenderung musiman.

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, menilai peningkatan jumlah wisatawan patut diapresiasi. Meski begitu, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak cepat berpuas diri karena pergerakan wisatawan masih terkonsentrasi pada libur panjang dan akhir pekan.

“Angkanya memang naik, itu kabar baik. Tapi kalau kunjungan hanya ramai saat musim liburan, artinya pengelolaan dan promosi wisata belum berjalan optimal sepanjang tahun,” kata Arif, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga :  Ada Dugaan Disengaja, DPRD Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Kebakaran Rumsong di Palangka Raya

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal perlunya strategi yang lebih matang agar destinasi wisata di Palangka Raya tetap hidup pada hari biasa maupun saat low season. Arif mendorong Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) untuk lebih kreatif menghadirkan agenda wisata yang berkelanjutan.

Ia menyarankan penguatan event rutin, promosi berbasis komunitas, hingga pengembangan wisata edukasi dan budaya yang bisa menarik pengunjung kapan saja, tidak bergantung momen tertentu.

Selain soal program, Arif juga menekankan pentingnya pembenahan sarana dan prasarana wisata. Akses jalan, kebersihan kawasan, hingga fasilitas pendukung dinilai berperan besar dalam menciptakan kenyamanan wisatawan.

“Kami di DPRD mendukung penuh pengembangan pariwisata, selama tujuannya jelas: pemerataan kunjungan, peningkatan PAD, dan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat sekitar destinasi,” tegasnya.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Waspada Karhutla, Harus Diantisipasi Sejak Dini

Dengan menjadikan data kunjungan 2025 sebagai bahan evaluasi, Arif berharap sektor pariwisata Palangka Raya pada 2026 bisa tumbuh lebih stabil dan berkelanjutan.

“Kalau dikelola konsisten, pariwisata bisa jadi motor penggerak ekonomi daerah, bukan sekadar ramai musiman,” pungkasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kunjungan wisatawan ke Palangka Raya sepanjang 2025 menembus angka 644.270 orang. Capaian ini mendapat respons positif dari DPRD Kota Palangka Raya, namun di balik lonjakan tersebut masih tersimpan persoalan klasik, yakni kunjungan yang belum merata dan cenderung musiman.

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, menilai peningkatan jumlah wisatawan patut diapresiasi. Meski begitu, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak cepat berpuas diri karena pergerakan wisatawan masih terkonsentrasi pada libur panjang dan akhir pekan.

“Angkanya memang naik, itu kabar baik. Tapi kalau kunjungan hanya ramai saat musim liburan, artinya pengelolaan dan promosi wisata belum berjalan optimal sepanjang tahun,” kata Arif, Selasa (13/1/2026).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Ada Dugaan Disengaja, DPRD Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Kebakaran Rumsong di Palangka Raya

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal perlunya strategi yang lebih matang agar destinasi wisata di Palangka Raya tetap hidup pada hari biasa maupun saat low season. Arif mendorong Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) untuk lebih kreatif menghadirkan agenda wisata yang berkelanjutan.

Ia menyarankan penguatan event rutin, promosi berbasis komunitas, hingga pengembangan wisata edukasi dan budaya yang bisa menarik pengunjung kapan saja, tidak bergantung momen tertentu.

Selain soal program, Arif juga menekankan pentingnya pembenahan sarana dan prasarana wisata. Akses jalan, kebersihan kawasan, hingga fasilitas pendukung dinilai berperan besar dalam menciptakan kenyamanan wisatawan.

“Kami di DPRD mendukung penuh pengembangan pariwisata, selama tujuannya jelas: pemerataan kunjungan, peningkatan PAD, dan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat sekitar destinasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Waspada Karhutla, Harus Diantisipasi Sejak Dini

Dengan menjadikan data kunjungan 2025 sebagai bahan evaluasi, Arif berharap sektor pariwisata Palangka Raya pada 2026 bisa tumbuh lebih stabil dan berkelanjutan.

“Kalau dikelola konsisten, pariwisata bisa jadi motor penggerak ekonomi daerah, bukan sekadar ramai musiman,” pungkasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/