24.2 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Dewan Terus Mendukung Penuh Program Pencegahan Stunting

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Dengan tingkat prevalensi stunting yang masih tinggi ini perlu segera diatasi bersama, baik pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, individu, komunitas, CSR, lintas sektor, maupun swasta.

DPRD Kabupaten Murung Raya terus memberikan dukungan penuh terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat  untuk menurunkan angka stunting.

Waket II DPRD Kabupaten Murung Raya Rahmanto Muhidin mengatakan, dalam rangka menurunkan angka stunting di Murung Raya, Pemkab Mura tentu tidak bisa bekerja sendiri. Namun perlu dukungan dari semua pihak termasuk dari pihak legislatif Kabupaten Mura.

“Sehingga apa yang menjadi target maupun program yang telah ditetapkan bisa berjalan dengan maksimal,” kata Rahmanto, Kamis (23/11/2203).

Baca Juga :  Peningkatan Kualitas SDM di Desa Dinilai Penting, Begini Kata Dewan

Menurutnya, stunting merupakan gagal tumbuh yang kerap terjadi pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Bahkan stunting juga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak.

Dia berharap, agar semua pihak semakin peduli dengan program pemberantasan stunting di Kabupaten Murung Raya. Untuk itu, dirinya mengajak semua pihak untuk bergerak, kerja sama dengan lintas instansi, sektor, lembaga dan semua jajaran terkait dalam mengatasi permasalahan stunting ini. (dad/hnd)

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Dengan tingkat prevalensi stunting yang masih tinggi ini perlu segera diatasi bersama, baik pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, individu, komunitas, CSR, lintas sektor, maupun swasta.

DPRD Kabupaten Murung Raya terus memberikan dukungan penuh terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat  untuk menurunkan angka stunting.

Waket II DPRD Kabupaten Murung Raya Rahmanto Muhidin mengatakan, dalam rangka menurunkan angka stunting di Murung Raya, Pemkab Mura tentu tidak bisa bekerja sendiri. Namun perlu dukungan dari semua pihak termasuk dari pihak legislatif Kabupaten Mura.

“Sehingga apa yang menjadi target maupun program yang telah ditetapkan bisa berjalan dengan maksimal,” kata Rahmanto, Kamis (23/11/2203).

Baca Juga :  Peningkatan Kualitas SDM di Desa Dinilai Penting, Begini Kata Dewan

Menurutnya, stunting merupakan gagal tumbuh yang kerap terjadi pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Bahkan stunting juga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak.

Dia berharap, agar semua pihak semakin peduli dengan program pemberantasan stunting di Kabupaten Murung Raya. Untuk itu, dirinya mengajak semua pihak untuk bergerak, kerja sama dengan lintas instansi, sektor, lembaga dan semua jajaran terkait dalam mengatasi permasalahan stunting ini. (dad/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru