NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamandau, Linggar Febriani. Telah memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Festival Delang Hili Lanting Ecofest 2025 yang berlangsung meriah di Desa Penyombaan, Kecamatan Delang, Jumat sore (28/11).
Menurutnya. Festival tahunan ini merupakan langkah positif yang sangat berarti dalam pengembangan wisata desa di Kabupaten Lamandau, yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal dan mempromosikan potensi daerah.
Linggar Febriani yang turut mengikuti acara pembukaan kegiatan Hili Lanting menyampakan rasa bangga, atas tingginya antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai daerah untuk menyaksikan dan berpartisipasi dalam acara tersebut.
“Saya sangat senang melihat banyak warga lokal, bahkan dari kecamatan lain di Lamandau, yang datang menghadiri festival ini. Antusiasme mereka membuktikan bahwa acara ini benar-benar diminati dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dalam keterangannya kepada awak media yang hadir di lokasi, Linggar menjelaskan bahwa wisata desa merupakan salah satu potensi pariwisata yang sangat besar di Kabupaten Lamandau, yang memiliki keindahan alam yang masih alami dan budaya yang kaya.
“Festival Delang Hili Lanting Ecofest ini tepat menyasar potensi tersebut, dengan memadukan petualangan alam dan pameran budaya Dayak. Ini bukan hanya acara hiburan, tetapi juga ajang untuk memperkenalkan keunikan Desa Penyombaan dan Kecamatan Delang kepada dunia luar,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa DPRD Kabupaten Lamandau selalu mendukung upaya pengembangan pariwisata daerah, terutama wisata desa yang berkelanjutan.
“Sebagai lembaga legislatif, kami akan terus memberikan dukungan dalam bentuk kebijakan dan pengawasan agar program pengembangan wisata desa dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Festival ini adalah contoh yang bagus bagaimana desa dapat memanfaatkan potensi alam dan budaya untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” tegasnya.
Selama acara pembukaan, Linggar Febriani juga menyaksikan penampilan tarian adat Dayak yang dipertunjukkan oleh kelompok seni lokal Desa Penyombaan. Ia memuji keindahan gerakan tarian dan makna budaya yang terkandung di dalamnya, yang menampilkan nilai-nilai kehidupan masyarakat Dayak yang erat kaitannya dengan alam.
“Tarian adat ini bukan hanya hiburan, tetapi juga cara untuk melestarikan budaya kita yang warisan nenek moyang. Penting bagi kita untuk mempertahankannya dan memperkenalkannya kepada generasi muda,” katanya.
Selain itu, Wakil Ketua I DPRD juga menyatakan harapannya agar festival ini dapat berjalan secara teratur dan terkelola dengan baik, serta selalu menjaga kebersihan lingkungan.
“Karena ini adalah ecofest, maka keberlanjutan alam harus menjadi prioritas. Semua peserta dan pengunjung harus disemangati untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga keaslian alam yang ada,” jelasnya.
Linggar Febriani juga mengajak semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun swasta, untuk bekerja sama dalam mengembangkan wisata desa di Kabupaten Lamandau.
“Pengembangan pariwisata tidak dapat dilakukan sendirian. Perlu sinergitas antar semua pihak agar potensi yang ada dapat dimaksimalkan dan memberikan manfaat bagi semua. Semoga festival ini dapat menarik lebih banyak wisatawan tahun depan dan menjadi destinasi pariwisata yang dikenal luas. Saya ucapkan selamat dan sukses kepada semua penyelenggara dan peserta,” tutupnya. (bib)


