SAMPIT, PROKALTENG.CO– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Mendukung pembangunan jembatan mentaya yang selama ini didambakan masyarakat.
Pasalnya, dengan adanya jembatan tersebut akan mempermudah akses jalan. Sehingga pembangunan di wilayah sebarang bisa berkembang pesat dan ekonomi masyarakat pun bisa lebih baik.
“DPRD sangat mendukung pembangunan jembatan mentaya yang menguhungan kota sampit dan mentaya sebrang, jika jembatan tersebat nanti nya dibangun maka efek manfaatnya sangat banyak bagi masyarakat. ” Ujar Abdul Kadir Anggota DPRD Kotim Rabu (11/9).
Selain membuka keterisolasian. Akses jembatan ini akan berdampak besar terhadap ekonomi. Dengan adanya jembatan akan mempermudah masyarakat mengangkut hasil pertaniannya untuk di pasarkan ke kota Sampit. Dan Pemerataan pembangunan pun bisa di lakukan sehingga masyarakat wilayah sebrang bisa merasakan keadilan dalam pembangunan.
“Tidak ada alasan buat kita tidak mendukung sebab jembatan ini meruapakan kebutuhan masyarakat banyak karena akan mempermudah masyarakat dalam beraktivitas,” ujar Abdul Kadir
Politisi Partai Golkar Kotim ini mengatakan. Terkait dengan anggaran pembangunan jembatan yang nilainya nanti bakal pantatis jika hanya menggunakan APBD Kotim. Tentunya tidak akan cukup, maka dari itu Jembatan yang akan dibangun dengan lebar 14 meter dan bentang 970 meter itu diperkirakan akan menghabiskan dana sedikitnya Rp1,6 triliun.
Besarnya dana yang dibutuhkan tidak mungkin ditanggung sendiri oleh pemerintah kabupaten, tetapi diharapkan dibantu pemerintah provinsi dan pusat”Kita sangat mengapresiasi kepada pemerintah provinsi kalteng baru baru ini sudah menyepakati pembangunan tersebut kita berharap 2025 ini sudah mulai dilakukan pembangunannya,” ucapnya.(bah/kpg).