32.5 C
Jakarta
Wednesday, June 19, 2024
spot_img

Berikan Perhatian Lebih Besar Terhadap Pelestarian Kebudayaan Lokal

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotim, Riskon Fabiansyah, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pelestarian kebudayaan lokal. Ia berharap, agar pemerintah kabupaten dapat memprioritaskan upaya pemberdayaan dan pelestarian kebudayaan setempat.

“Pemerintah Kabupaten Kotim diharapkan dapat menjalankan berbagai program yang dapat mendorong partisipasi masyarakat, dalam melestarikan kebudayaan lokal di daerah ini,” kata Riskon, Kamis (8/6).

Dirinya menjelaskan. Bahwa dukungan dari pemerintah Kabupaten Kotim harus meliputi berbagai aspek. Termasuk pelaksanaan kegiatan seni dan tradisi yang rutin dilakukan setiap tahun. Ia menyayangkan. Bahwa akhir-akhir ini, usaha pelestarian budaya lokal cenderung menurun. Dan hanya terfokus pada momen-momen seperti ajang lomba dan festival saja.

Baca Juga :  Pemerintah Wajib Melindungi dan Melestarikan Hutan Adat

“Saat ini hanya di momentum pelaksanaan ajang lomba dan festival saja. Selepas itu sangat jarang lagi dilaksanakan kegiatan seni budaya paling tidak diadakan dua bulan satu kali,” ucap Riskon.

Politisi Partai Golkar ini tetap berharap. Pemerintah Kabupaten Kotim akan mengambil komitmen yang kuat. Dalam melaksanakan pelestarian budaya lokal. Dukungan yang diberikan harus bersifat berkelanjutan dan tidak hanya terbatas pada acara-acara khusus.

“Kami berharap agar pemerintah kabupaten kami tetap konsisten dalam melakukan upaya pelestarian budaya, bukan hanya saat ada acara atau festival tertentu. Pemberdayaan dan pelestarian harus dilakukan secara berkesinambungan agar kebudayaan lokal tidak hilang begitu saja,” ujar Riskon

Menurutnya. Pemerintah daerah bisa kolaborasi dengan lembaga dan komunitas budaya setempat juga dianggap penting untuk mendukung upaya tersebut.  “Dengan adanya komitmen dan dukungan yang kuat dari pemerintah, diharapkan kebudayaan lokal di Kabupaten Kotim dapat terus hidup dan berkembang,” tutupnya.(bah).

Baca Juga :  Tiket Pesawat Mahal, Pemkab Harus Merespons Keresahan Masyarakat

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotim, Riskon Fabiansyah, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pelestarian kebudayaan lokal. Ia berharap, agar pemerintah kabupaten dapat memprioritaskan upaya pemberdayaan dan pelestarian kebudayaan setempat.

“Pemerintah Kabupaten Kotim diharapkan dapat menjalankan berbagai program yang dapat mendorong partisipasi masyarakat, dalam melestarikan kebudayaan lokal di daerah ini,” kata Riskon, Kamis (8/6).

Dirinya menjelaskan. Bahwa dukungan dari pemerintah Kabupaten Kotim harus meliputi berbagai aspek. Termasuk pelaksanaan kegiatan seni dan tradisi yang rutin dilakukan setiap tahun. Ia menyayangkan. Bahwa akhir-akhir ini, usaha pelestarian budaya lokal cenderung menurun. Dan hanya terfokus pada momen-momen seperti ajang lomba dan festival saja.

Baca Juga :  Pemerintah Wajib Melindungi dan Melestarikan Hutan Adat

“Saat ini hanya di momentum pelaksanaan ajang lomba dan festival saja. Selepas itu sangat jarang lagi dilaksanakan kegiatan seni budaya paling tidak diadakan dua bulan satu kali,” ucap Riskon.

Politisi Partai Golkar ini tetap berharap. Pemerintah Kabupaten Kotim akan mengambil komitmen yang kuat. Dalam melaksanakan pelestarian budaya lokal. Dukungan yang diberikan harus bersifat berkelanjutan dan tidak hanya terbatas pada acara-acara khusus.

“Kami berharap agar pemerintah kabupaten kami tetap konsisten dalam melakukan upaya pelestarian budaya, bukan hanya saat ada acara atau festival tertentu. Pemberdayaan dan pelestarian harus dilakukan secara berkesinambungan agar kebudayaan lokal tidak hilang begitu saja,” ujar Riskon

Menurutnya. Pemerintah daerah bisa kolaborasi dengan lembaga dan komunitas budaya setempat juga dianggap penting untuk mendukung upaya tersebut.  “Dengan adanya komitmen dan dukungan yang kuat dari pemerintah, diharapkan kebudayaan lokal di Kabupaten Kotim dapat terus hidup dan berkembang,” tutupnya.(bah).

Baca Juga :  Tiket Pesawat Mahal, Pemkab Harus Merespons Keresahan Masyarakat
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru