PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, H Suparjan Efendi memberikan apresiasi atas resmi dilepasnya Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri VIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang melepas rombongan secara khidmat di Ruang Rapat A Sekretariat Daerah, Senin (22/6) kemarin.
Politisi yang akrab disapa H Ajan ini menyatakan bahwa ajang MTQ Korpri bukan sekadar kompetisi seni membaca Al-Quran, melainkan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan birokrasi. Menurutnya, ASN yang memiliki fondasi keagamaan yang kuat akan berdampak positif pada integritas dan kualitas pelayanan publik di Barito Utara.
“Kami di lembaga legislatif sangat mengapresiasi komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh keberangkatan kafilah ini. Ini adalah wujud investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia ASN yang tidak hanya profesional secara kinerja, tetapi juga memiliki kedalaman mental dan spiritual yang baik,” katanya.
Lebih lanjut, H Suparjan Efendi mengaku sangat optimis melihat komposisi kekuatan kafilah tahun ini yang berkekuatan 59 orang untuk mengikuti 18 cabang perlombaan di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya. Mengingat Barito Utara datang dengan status juara bertahan, ia mendorong seluruh peserta untuk tampil percaya diri namun tetap menjaga sportivitas serta nama baik daerah selama pergelaran berlangsung dari 23 hingga 28 Juni 2026.
PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, H Suparjan Efendi memberikan apresiasi atas resmi dilepasnya Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri VIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang melepas rombongan secara khidmat di Ruang Rapat A Sekretariat Daerah, Senin (22/6) kemarin.
Politisi yang akrab disapa H Ajan ini menyatakan bahwa ajang MTQ Korpri bukan sekadar kompetisi seni membaca Al-Quran, melainkan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan birokrasi. Menurutnya, ASN yang memiliki fondasi keagamaan yang kuat akan berdampak positif pada integritas dan kualitas pelayanan publik di Barito Utara.
“Kami di lembaga legislatif sangat mengapresiasi komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh keberangkatan kafilah ini. Ini adalah wujud investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia ASN yang tidak hanya profesional secara kinerja, tetapi juga memiliki kedalaman mental dan spiritual yang baik,” katanya.
Lebih lanjut, H Suparjan Efendi mengaku sangat optimis melihat komposisi kekuatan kafilah tahun ini yang berkekuatan 59 orang untuk mengikuti 18 cabang perlombaan di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya. Mengingat Barito Utara datang dengan status juara bertahan, ia mendorong seluruh peserta untuk tampil percaya diri namun tetap menjaga sportivitas serta nama baik daerah selama pergelaran berlangsung dari 23 hingga 28 Juni 2026.