26.1 C
Jakarta
Wednesday, February 18, 2026

Strategi Ampuh Mengurangi Scroll Media Sosial Saat Puasa Ramadan

Bulan suci Ramadan adalah waktu yang penuh berkah untuk memperkuat ibadah, evaluasi diri dan meningkatkan kualitas hidup. Namun tidak dipungkiri, banyak orang merasa terjebak pada kebiasaan scroll media sosial berlebihan yang justru mengurangi fokus ibadah.

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan bisa berdampak negatif pada kesehatan mental dan produktivitas salah satunya meningkatnya kecemasan dan depresi.

Selain itu, riset kesehatan menunjukkan bahwa membatasi waktu media sosial saja tanpa harus berhenti sepenuhnya itu sudah cukup untuk menurunkan gejala depresi.

Selama Ramadan, tentunya kita dianjurkan fokus dengan ibadah, refleksi diri dan kegiatan bermakna lainnya. Artinya sudah seharusnya kita mengurangi scroll media sosial tanpa tujuan saat berpuasa.

Artikel ini membahas 6 strategi praktis berdasarkan riset psikologi, kesehatan dan perilaku digital untuk membantu Anda mengurangi scroll media sosial saat berpuasa sehingga fokus dan kualitas ibadah meningkat sebagaimana dilansir dari MDPI Journal, Selasa (17/2) :

Menetapkan batasan waktu yang jelas

Tips pertama yang paling mudah untuk mengurangi scroll media sosial adalah menetapkan batasan waktu yang jelas.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Keutamaan Doa dan Dzikir Menjelang Berbuka Puasa di Bulan Ramadan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengurangi waktu penggunaan media sosial saja sudah cukup membantu mengurangi depresi tanpa perlu berhenti sepenuhnya.

Untuk menerapkan tips pertama ini, Anda bisa menggunakan fitur bawaan smartphone atau aplikasi pihak ketiga untuk melacak dan membatasi durasi harian scroll media agar tidak menghabiskan waktu penting saat puasa.

Mematikan notifikasi yang tidak penting

Tidak bisa dipungkiri bahwa notifikasi otomatis dari aplikasi media sosial bisa menjadi pemicu utama scroll tanpa tujuan karena penasaran dan menarik perhatian otak secara terus-menerus.

Dengan mematikan atau menonaktifkan notifikasi yang tidak penting, Anda otomatis mengurangi distraksi yang dapat mengganggu fokus ibadah,tugas sekolah atau pekerjaan saat puasa.

 

Melakukan digital detoks ringan setiap hari

Riset kesehatan menjelaskan bahwa digital detox yaitu memberi jeda dari media sosial setiap hari dapat meningkatkan mood dan kualitas tidur sehingga tips ketiga ini sangat bermanfaat untuk Bulan Ramadan.

Digital detox tidak harus drastis artinya Anda bisa memilih jam tertentu seperti saat sahur,setelah tarawih atau sebelum tidur sebagai waktu tanpa gadget untuk fokus ibadah seperti dzikir atau tadarus Al-Qur’an.

Baca Juga :  Bikin Waktu Lebih Menyenangkan, Ini 8 Ide Ngabuburit Asyik Jelang Buka Puasa Ramadan

Menetapkan tujuan yang jelas sebelum membuka aplikasi

Tips selanjutnya adalah sebelum membuka aplikasi sosial media, tetapkan dulu niat atau tujuan yang spesifik. Misalnya mengecek pesan penting atau informasi tertentu sehingga Anda tidak terjebak pada scroll tanpa arah.

Strategi ini ampuh membantu mengurangi scroll berlebihan karena Anda sudah memiliki tujuan yang jelas dan waktu yang tepat untuk melakukannya.

Mengalihkan waktu scroll ke aktivitas bermakna

Strategi lain yang bisa Anda terapkan agar tidak scroll berlebihan adalah mengalihkan waktu scroll ke aktivitas yang lebih bermakna seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir atau membaca buku inspiratif selama Ramadan.

Mengurangi konten tidak relevan dan teman online

Tidak bisa dipungkiri bahwa konten yang tidak relevan atau negatif bisa membuat Anda lebih lama terjebak dalam scroll yang tidak bermakna.

Dengan berhenti mengikuti akun yang sering memicu perbandingan sosial dan menimbulkan stres maka Anda meminimalkan scroll berlebihan di bulan Ramadan.(jpc)

Bulan suci Ramadan adalah waktu yang penuh berkah untuk memperkuat ibadah, evaluasi diri dan meningkatkan kualitas hidup. Namun tidak dipungkiri, banyak orang merasa terjebak pada kebiasaan scroll media sosial berlebihan yang justru mengurangi fokus ibadah.

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan bisa berdampak negatif pada kesehatan mental dan produktivitas salah satunya meningkatnya kecemasan dan depresi.

Selain itu, riset kesehatan menunjukkan bahwa membatasi waktu media sosial saja tanpa harus berhenti sepenuhnya itu sudah cukup untuk menurunkan gejala depresi.

Electronic money exchangers listing

Selama Ramadan, tentunya kita dianjurkan fokus dengan ibadah, refleksi diri dan kegiatan bermakna lainnya. Artinya sudah seharusnya kita mengurangi scroll media sosial tanpa tujuan saat berpuasa.

Artikel ini membahas 6 strategi praktis berdasarkan riset psikologi, kesehatan dan perilaku digital untuk membantu Anda mengurangi scroll media sosial saat berpuasa sehingga fokus dan kualitas ibadah meningkat sebagaimana dilansir dari MDPI Journal, Selasa (17/2) :

Menetapkan batasan waktu yang jelas

Tips pertama yang paling mudah untuk mengurangi scroll media sosial adalah menetapkan batasan waktu yang jelas.

Baca Juga :  Keutamaan Doa dan Dzikir Menjelang Berbuka Puasa di Bulan Ramadan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengurangi waktu penggunaan media sosial saja sudah cukup membantu mengurangi depresi tanpa perlu berhenti sepenuhnya.

Untuk menerapkan tips pertama ini, Anda bisa menggunakan fitur bawaan smartphone atau aplikasi pihak ketiga untuk melacak dan membatasi durasi harian scroll media agar tidak menghabiskan waktu penting saat puasa.

Mematikan notifikasi yang tidak penting

Tidak bisa dipungkiri bahwa notifikasi otomatis dari aplikasi media sosial bisa menjadi pemicu utama scroll tanpa tujuan karena penasaran dan menarik perhatian otak secara terus-menerus.

Dengan mematikan atau menonaktifkan notifikasi yang tidak penting, Anda otomatis mengurangi distraksi yang dapat mengganggu fokus ibadah,tugas sekolah atau pekerjaan saat puasa.

 

Melakukan digital detoks ringan setiap hari

Riset kesehatan menjelaskan bahwa digital detox yaitu memberi jeda dari media sosial setiap hari dapat meningkatkan mood dan kualitas tidur sehingga tips ketiga ini sangat bermanfaat untuk Bulan Ramadan.

Digital detox tidak harus drastis artinya Anda bisa memilih jam tertentu seperti saat sahur,setelah tarawih atau sebelum tidur sebagai waktu tanpa gadget untuk fokus ibadah seperti dzikir atau tadarus Al-Qur’an.

Baca Juga :  Bikin Waktu Lebih Menyenangkan, Ini 8 Ide Ngabuburit Asyik Jelang Buka Puasa Ramadan

Menetapkan tujuan yang jelas sebelum membuka aplikasi

Tips selanjutnya adalah sebelum membuka aplikasi sosial media, tetapkan dulu niat atau tujuan yang spesifik. Misalnya mengecek pesan penting atau informasi tertentu sehingga Anda tidak terjebak pada scroll tanpa arah.

Strategi ini ampuh membantu mengurangi scroll berlebihan karena Anda sudah memiliki tujuan yang jelas dan waktu yang tepat untuk melakukannya.

Mengalihkan waktu scroll ke aktivitas bermakna

Strategi lain yang bisa Anda terapkan agar tidak scroll berlebihan adalah mengalihkan waktu scroll ke aktivitas yang lebih bermakna seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir atau membaca buku inspiratif selama Ramadan.

Mengurangi konten tidak relevan dan teman online

Tidak bisa dipungkiri bahwa konten yang tidak relevan atau negatif bisa membuat Anda lebih lama terjebak dalam scroll yang tidak bermakna.

Dengan berhenti mengikuti akun yang sering memicu perbandingan sosial dan menimbulkan stres maka Anda meminimalkan scroll berlebihan di bulan Ramadan.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru