MUARA TEWEH-Pasar Bebas
Banjir (PBB) Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Batara) akan mewakili Kalteng
dalam lomba pasar bersih tingkat nasional pada tahun ini. Pasar ini sendiri
merupakan pasar percontohan sebagai pasar yang bersih serta aman dari bahan
yang berbahaya.
Kepala Disperindagsar
Batara Hajranoor mengatakan, pemilihan PBB merupakan usulan Balai Besar POM di
Palangka Raya. Mereka mengusulkan PBB Batara yang mewakili Kalteng pada
perlombaan di tingkat nasional. “Tentunya dengan berbagai alasan,†katanya, Selasa
(7/1).
Dia menjelaskan, antara
lain alasannya adalah, komunitas PBB secara rutin mampu menjaga dan
memperhatikan kebersihan pasar. Selain itu, kesinambungan program antara
Pemerintah Provinsi Kalteng dengan Badan POM.
“Sebagai salah satu
indikator penilaiannya adalah terkait pasar yang sehat adalah tempat penjualan
ayam dan ikan segar di PBB sudah menyediakan kran air mengalir serta
menggunakan es batu untuk mencegah kerusakan ikan,†terangnya.
Menurutnya, perlu
dilakukan penilaian dan penghargaan kepada pasar dan pemerintah daerah yang
mendukung terwujudnya pasar aman dari bahan berbahaya. Hal tersebut untuk
meningkatkan komitmen dan peran aktif komunitas pasar, dalam melakukan kegiatan
untuk mewujudkan keamanan pangan seluruh masyarakat sekaligus membentuk pasar
aman dari bahan berbahaya.
“Mohon doa semua
dan dukungan dari instansi terkait semoga PBB mendapat peringkat terbaik
ditingkat nasional pada tahun 2020 ini,†kata Hajran.
Dia menambahkan, PBB merupakan pasar tradisional
yang berada di Kota Muara Teweh. Pasar ini memiliki 54 Los dan 144 kios
pedagang. Pembangunannya sendiri dari dana TP 2016 dan APBD tahun 2017 dan
tahun 2018. Pasar Bebas Banjir memiliki lahan parkir yang luas, serta setiap
pedagang sudah tersusun rapi pada tempat yang telah disediakan. (adl/uni)