SUKAMARA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Sukamara terus menunjukkan kepeduliannya, terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi anak sekolah. Bupati Sukamara Masduki turun langsung membagikan susu dan masker kepada murid SDN Mendawai 2, beberapa waktu lalu.
Menurut Masduki, pemberian susu merupakan bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan gizi anak-anak sekolah. Asupan gizi yang cukup dinilai penting untuk membantu menjaga kesehatan dan kebugaran peserta didik, selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Selain susu, masker juga dibagikan sebagai langkah pencegahan gangguan kesehatan akibat kondisi udara yang kurang sehat sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan. Pasalnya asap mulai terlihat sejak pagi di sejumlah wilayah Kabupaten Sukamara.
“Pembagian susu dan masker ini salah satunya untuk pencegahan anak-anak kita terinfeksi saluran pernapasan atau ISPA,” ujar Masduki.
Ia menyampaikan. Pembagian susu dan masker tidak berhenti di SDN Mendawai 2. Program tersebut akan dilanjutkan secara bertahap ke sekolah-sekolah lain di Kabupaten Sukamara.
“Kami akan distribusikan pemberian masker, juga susu. Biar anak-anak juga lebih sehat, lebih kuat, belajar juga lebih konsentrasi,” bebernya.
Masduki juga meminta pihak sekolah turut memperhatikan kondisi kesehatan murid selama proses pembelajaran. Aktivitas murid diharapkan dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan kualitas udara sekitarnya.
“Melalui pembagian susu dan masker ini, Pemkab Sukamara berharap kesehatan serta kebutuhan gizi siswa dapat terus terjaga. Dengan kondisi tubuh yang sehat, siswa diharapkan dapat belajar dengan lebih nyaman, fokus, dan bersemangat,” tandasnya. (iza/kpg)
SUKAMARA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Sukamara terus menunjukkan kepeduliannya, terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi anak sekolah. Bupati Sukamara Masduki turun langsung membagikan susu dan masker kepada murid SDN Mendawai 2, beberapa waktu lalu.
Menurut Masduki, pemberian susu merupakan bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan gizi anak-anak sekolah. Asupan gizi yang cukup dinilai penting untuk membantu menjaga kesehatan dan kebugaran peserta didik, selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Selain susu, masker juga dibagikan sebagai langkah pencegahan gangguan kesehatan akibat kondisi udara yang kurang sehat sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan. Pasalnya asap mulai terlihat sejak pagi di sejumlah wilayah Kabupaten Sukamara.
“Pembagian susu dan masker ini salah satunya untuk pencegahan anak-anak kita terinfeksi saluran pernapasan atau ISPA,” ujar Masduki.
Ia menyampaikan. Pembagian susu dan masker tidak berhenti di SDN Mendawai 2. Program tersebut akan dilanjutkan secara bertahap ke sekolah-sekolah lain di Kabupaten Sukamara.
“Kami akan distribusikan pemberian masker, juga susu. Biar anak-anak juga lebih sehat, lebih kuat, belajar juga lebih konsentrasi,” bebernya.
Masduki juga meminta pihak sekolah turut memperhatikan kondisi kesehatan murid selama proses pembelajaran. Aktivitas murid diharapkan dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan kualitas udara sekitarnya.
“Melalui pembagian susu dan masker ini, Pemkab Sukamara berharap kesehatan serta kebutuhan gizi siswa dapat terus terjaga. Dengan kondisi tubuh yang sehat, siswa diharapkan dapat belajar dengan lebih nyaman, fokus, dan bersemangat,” tandasnya. (iza/kpg)