PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Usai hujan mengguyur Kota Palangka Raya, kawasan Bundaran Besar kembali ramai. Warga mulai berdatangan untuk jogging, bersepeda, hingga sekadar bersantai menikmati udara sejuk di ikon kota tersebut.
Sore yang sempat lengang perlahan berubah hidup. Arus kendaraan kembali padat, taman dipenuhi aktivitas warga, dan suasana Bundaran Besar Palangka Raya jadi pilihan favorit untuk melepas penat usai hujan.
Angin sepoi-sepoi membuat suasana makin nyaman. Di area taman, terlihat warga jogging mengelilingi bundaran, sementara lainnya duduk santai menikmati udara segar.
Pemandangan hangat tampak di berbagai sudut. Ada keluarga berjalan bersama, anak-anak bersepeda riang, hingga remaja yang berkeliling kawasan. Beberapa pasangan terlihat santai berbincang, sementara anak muda mencoba sepatu roda di lintasan yang mulai ramai.
Menjelang petang, jumlah pengunjung terus bertambah. Aktivitas olahraga dan rekreasi berpadu dengan lalu lalang kendaraan, menciptakan suasana khas Bundaran Besar yang hidup.
Salah seorang warga, Wira, mengaku sering menghabiskan waktu di kawasan tersebut karena dekat dari rumah dan mudah dijangkau.
“Sering ke sini karena dekat rumah. Tempat santai juga nggak banyak, apalagi pas akhir pekan. Sekarang cuacanya enak, sekalian nemenin anak naik sepeda,” ujarnya.
Di sisi lain, aktivitas pedagang mulai menggeliat. Fatimah, salah satu pedagang, mengaku mulai berjualan sejak sore dengan menawarkan sosis panggang dan minuman.
“Mulai jualan sekitar jam empat. Biasanya ramai setelah Isya, apalagi malam Minggu,” katanya.
Namun, ia mengaku jumlah pembeli belakangan menurun dibanding sebelumnya. Menurutnya, kondisi itu dipengaruhi minimnya kegiatan di kawasan Bundaran Besar.
“Sekarang agak sepi dibanding dulu. Dulu sering ada acara, jadi lebih ramai,” tambahnya.
Meski begitu, Bundaran Besar tetap jadi ruang favorit warga. Di bawah langit mendung usai hujan, kawasan ini menghadirkan tempat sederhana untuk berolahraga, berkumpul, dan menikmati waktu bersama. (jef)


