27.8 C
Jakarta
Friday, March 27, 2026

Wabup Murung Raya Akui Pembangunan Belum Merata

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, secara terbuka mengakui bahwa pembangunan di wilayahnya hingga saat ini masih belum merata. Hal tersebut disampaikannya pada Kamis (26/3) sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat sekaligus komitmen pemerintah daerah untuk terus berbenah.

Dalam pernyataannya, Rahmanto menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya soal menyelesaikan proyek, tetapi harus mampu menghadirkan keadilan hingga ke pelosok desa.

“Pembangunan bukan sekadar deretan proyek yang asal selesai, tetapi tentang keadilan yang dirasakan hingga ke pelosok. Dan di titik inilah, kami memilih untuk jujur, bahwa masih ada yang belum merata,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat. Seperti kondisi jalan yang belum layak, akses listrik yang belum menjangkau seluruh desa, hingga infrastruktur dasar lainnya yang belum optimal.

Baca Juga :  5 Desa di Mura Masuk Program Transformasi Perpustakaan

Menurutnya, pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap berbagai keluhan tersebut. Bahkan, pihaknya memantau aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui berbagai termasuk media sosial seperti Facebook dan TikTok.

“Kami melihat, mendengar, dan merasakan langsung apa yang dialami masyarakat. Itu menjadi cermin bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami tuntaskan,” tambahnya.

Rahmanto juga menjelaskan bahwa tantangan pembangunan semakin kompleks dengan adanya efisiensi serta pemotongan anggaran dari pemerintah pusat ke daerah. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan menjadi alasan untuk berhenti bekerja.

Electronic money exchangers listing

“Kami tidak ingin bersembunyi di balik alasan. Bagi kami, alasan tidak boleh lebih besar dari tanggung jawab,” tegasnya.(pan)

Baca Juga :  Sambut Investor di Mura, Pj Bupati Harapkan Hal Ini

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, secara terbuka mengakui bahwa pembangunan di wilayahnya hingga saat ini masih belum merata. Hal tersebut disampaikannya pada Kamis (26/3) sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat sekaligus komitmen pemerintah daerah untuk terus berbenah.

Dalam pernyataannya, Rahmanto menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya soal menyelesaikan proyek, tetapi harus mampu menghadirkan keadilan hingga ke pelosok desa.

“Pembangunan bukan sekadar deretan proyek yang asal selesai, tetapi tentang keadilan yang dirasakan hingga ke pelosok. Dan di titik inilah, kami memilih untuk jujur, bahwa masih ada yang belum merata,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Ia mengungkapkan, masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat. Seperti kondisi jalan yang belum layak, akses listrik yang belum menjangkau seluruh desa, hingga infrastruktur dasar lainnya yang belum optimal.

Baca Juga :  5 Desa di Mura Masuk Program Transformasi Perpustakaan

Menurutnya, pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap berbagai keluhan tersebut. Bahkan, pihaknya memantau aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui berbagai termasuk media sosial seperti Facebook dan TikTok.

“Kami melihat, mendengar, dan merasakan langsung apa yang dialami masyarakat. Itu menjadi cermin bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami tuntaskan,” tambahnya.

Rahmanto juga menjelaskan bahwa tantangan pembangunan semakin kompleks dengan adanya efisiensi serta pemotongan anggaran dari pemerintah pusat ke daerah. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan menjadi alasan untuk berhenti bekerja.

“Kami tidak ingin bersembunyi di balik alasan. Bagi kami, alasan tidak boleh lebih besar dari tanggung jawab,” tegasnya.(pan)

Baca Juga :  Sambut Investor di Mura, Pj Bupati Harapkan Hal Ini

Terpopuler

Artikel Terbaru

/