MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO-Menjelang Hari Raya Idulfi tri yang tinggal menghitung hari, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Batara) memastikan ketersediaan barang pokok (bapok) di wilayahnya dalam kondisi aman.
Langkah antisipatif dilakukan untuk mencegah kelangkaan yang kerap terjadi saat lonjakan permintaan masyarakat menjelang hari raya. Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, usai menghadiri Rapat Paripurna di gedung DPRD setempat, Selasa (10/3).
Ia menegaskan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna menjamin kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia hingga lebaran tiba.
“Kurang lebih 10 hari ini menuju ke hari raya Idulfi tri, kami telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Fokus kami adalah memastikan stok aman dan tidak ada kelangkaan barang di pasaran,” ujar Bupati kepada awak media.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar pasar murah secara bertahap. Kegiatan ini akan dimulai pada minggu keempat ramadan dengan menyasar wilayah dalam kota terlebih dahulu, kemudian meluas ke kecamatan dan desa-desa terpencil pada minggu berikutnya.
“Yang jelas, di minggu ke-4 ini kita akan melaksanakan pasar murah. Kita akan terjun langsung ke lapangan mengecek kebutuhan pokok,” kata Bupati Shalahuddin menambahkan.
Lebih lanjut, Bupati Shalahuddin menegaskan akan mengatur kelancaran distribusi, termasuk memastikan moda transportasi pengangkut barang dapat beroperasi dengan baik. Hal ini penting mengingat akses ke sejumlah wilayah terpencil perlu mendapat perhatian khusus agar pasokan tetap merata.
“Kita akan cek termasuk arus transportasi barang. Semuanya kita atur agar pasokan dari distributor ke pedagang tidak terhambat,” tegas Bupati.
Selaras dengan arahan Bupati, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Barito Utara, Dewi Handayani, mengungkapkan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk melakukan pemantauan. Tim ini bertugas memastikan pasokan barang dari distributor ke pedagang berjalan lancar.
“Kami sudah membentuk tim untuk melakukan pengecekan ketersediaan barang pokok di pasar-pasar yang ada di Muara Teweh. Sejauh ini stok masih aman dan distribusi berjalan normal,” jelas Dewi Handayani.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa beberapa komoditas seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir masih tersedia dalam jumlah cukup. Meski demikian, pihaknya akan terus melakukan evaluasi secara berkala mengingat permintaan diprediksi meningkat mendekati hari raya.
“Dalam beberapa hari ke depan kami akan melaksanakan pengecekan kembali untuk memastikan ketersediaan barang pokok tetap terjaga hingga Lebaran Idul Fitri,” imbuhnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis kebutuhan pokok masyarakat Barito Utara selama Idul Fitri dapat terpenuhi. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru dapat mengganggu keseimbangan stok di pasaran. (ren/kpg)


