Dalam rangka mencegah adanya penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jajaran polisi melakukan razia. Kali ini Polsek Kumai melakukan pengecekan di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah hukumnya.
Dalam rangka mencegah penimbunan dan penyalahgunaan pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, personel Polsek Hanau melakukan patroli dan mengunjungi SPBU Pembuang Hulu I.
Sebuah SPBU Kompak, Km 1 Jalan lintas Rungan Manuhing, Kelurahan Jakatan Raya, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas Gumas mengalami kebakaran, Sabtu (23/11) sekitar Pukul 00.00 WIB.
Seluruh operator dan petugas yang ada di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Jalan Yos Soedarso, Kota Palangka Raya mengenakan atribut merah putih pada busana seragamnya. Mereka tetap beraktivitas memberikan pelayanan kepada konsumen dalam melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal. Menjelaskan. Pihaknya mulai melaksanakan sosialisasi terkait penggunaan sistem barcode bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Tidak Tetap (PTT), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang memiliki kendaraan pribadi.
Pj Wali Kota Palangka Raya melalui Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Palangka Raya, Alman P. Pakpahan menyampaikan bahwa telah bekerja sama dengan Pertamina dalam upaya menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite bersubsidi agar tepat sasaran.
Siap-siap, pemerintah bakal memberlakukan pembelian Pertalite menggunakan kartu khusus per 1 Agustus 2024. Adapun kartu khusus yang dimaksud ialah Fuel Card 5.0.
PT Pertamina (Persero) mempertahankan harga semua produk Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan non subsidi di SPBU seluruh Indonesia per 1 Juli 2024. Dengan begitu, harga BBM jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax Series masih dipatok dengan harga yang sama pada Januari hingga Juli 2024.
Ada yang berbeda dengan penampilan petugas SPBU di Jalan Yos Sudarso, Kota Palangka Raya, Minggu (21/4). Petugas perempuan terlihat mengenakan kebaya, sementara yang laki-laki kompak mengenakan pakaian adat Bali. Hal itu dilakukan mereka dalam rangka Hari Kartini yang diperingati tiap tanggal 21 April saban tahun.