Tidak semua perempuan tumbuh dengan lingkaran pertemanan yang ramai bersama perempuan lainnya. Beberapa dari mereka lebih sering menjalani hidup sendiri tanpa banyak teman perempuan di sekitarnya.
Dalam kehidupan, kita sering menemui orang-orang yang selalu melihat segala sesuatu sebagai ajang kompetisi.Entah itu dalam karier, pertemanan, hubungan, atau bahkan hal-hal kecil seperti unggahan media sosial.
Seiring bertambahnya usia, hubungan pertemanan seseorang akan berubah, baik itu semakin dekat hingga saling menjauh. Beberapa orang percaya bahwa hal ini berkaitan dengan zodiak yang dimiliki oleh seseorang.
Teman di WhatsApp (WA) dan jejaring sosial lainnya memberikan dampak besar bagi perkembangan sosial remaja. Interaksi virtual ini bisa mempengaruhi bagaimana remaja membangun hubungan dan identitas diri.
Akhir-akhir ini teori tentang red string atau benang merah takdir sedang ramai dibicarakan di media sosial. Konsep ini membuat banyak orang merenungi dan mengingat kembali perjalanan cinta mereka.
RUMAH tangga merupakan lembaran kehidupan yang memungkinkan hidup dalam satu atap dengan lawan jenis. Kehidupan rumah tangga selalu diidam-idamkan oleh setiap kalangan pemuda. Dan juga kehidupan rumah tangga salah satu capaian terbesar dalam beragama.
Pertemanan memang tidak selalu berjalan mulus. Ada kalanya timbul kesalahpahaman, menyinggung perasaan satu sama lain, hingga pertengkaran besar yang berakibat fatal.