Usai pemulihan paskasakit, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran langsung mengumpulkan OPD untuk memperkuat kebersamaan dan memfokuskan program prioritas di tengah efisiensi anggaran.
Pemprov Kalteng mulai menyusun Rancangan Awal RKPD 2027 dengan menetapkan delapan prioritas pembangunan sebagai acuan perencanaan daerah yang selaras dengan RPJMD dan penganggaran tahunan.
Pemprov Kalteng mempercepat pengoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan target 50 koperasi aktif pada 2026, didukung stimulus hingga Rp300 juta per koperasi serta kolaborasi lintas sektor
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng). Terus mendorong upaya hilirisasi di sektor pertanian. Sebagai salah satu industri andalan daerah.
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah, mengalami penurunan hingga sekitar 45 persen. Namun kualitas layanan pendidikan tetap terjaga dengan tingkat kepuasan peserta
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah berharap pembahasan tiga Raperda strategis dapat diselesaikan lebih cepat agar segera memberi kepastian hukum dan manfaat bagi masyarakat.
Himpunan Wanita Karya Kalimantan Tengah diharapkan menjadi garda terdepan pemberdayaan perempuan melalui peningkatan kapasitas, penguatan peran sosial, dan sinergi dengan pemerintah daerah.