Program SMK Go Global menargetkan 500.000 tenaga kerja Indonesia masuk pasar kerja internasional hingga 2029, termasuk 300.000 lulusan SMK dan 200.000 dari masyarakat umum.
Rejikinoor mendorong Mini Job Fair Murung Raya tidak sekadar menjadi ajang informasi lowongan, tetapi benar-benar membuka peluang kerja bagi tenaga lokal.
Lima perusahaan membuka peluang kerja bagi warga Murung Raya melalui Mini Job Fair, sekaligus menjadi upaya pemerintah menekan pengangguran dan memperluas penyerapan tenaga kerja lokal.
P2MI dan KBRI Praha menjajaki peluang penempatan pekerja migran Indonesia ke Republik Ceko untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor prioritas.
Program ini menjadi solusi bagi lulusan SMA atau sederajat yang belum melanjutkan pendidikan, sekaligus memberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman kerja dan penghasilan di daerah sendiri.
Wawali Palangka Raya mengajak pekerja lebih adaptif memanfaatkan peluang kerja, khususnya di sektor informal yang dinilai masih terbuka luas namun belum diminati.
Melalui kolaborasi ini, P2MI dan ULM fokus pada pelatihan kompetensi, edukasi migrasi aman, serta membuka akses ratusan ribu peluang kerja luar negeri bagi lulusan.
PT Sapta Indra Sejati memberdayakan masyarakat lokal dengan menggelar pelatihan pelatihan Operator Preparation Program (OPP), Mechanic Preparation Program (MPP) dan Tyreman Preparation Program (TPP).
SMKN Negeri 3 Palangka Raya menggelar Job Fair dan Karir Expo, memberikan berkah bagi ratusan siswa yang sedang mencari pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan mereka. Acara ini berlangsung dari Jumat (20/9/2024) hingga Sabtu (21/9/2024) di Lantai Dasar Palma Palangka Raya, sebagai bagian dari program SMK Pusat Keunggulan.