Musda Golkar Seruyan yang dijadwalkan berlangsung 28 Juni 2026 dipastikan berlangsung dinamis dengan munculnya tiga kader terbaik sebagai kandidat ketua periode 2026-2030.
Dengan struktur yang telah definitif, Golkar Kalteng segera menggelar rapat pleno, memperkenalkan jajaran pengurus, serta memperkuat konsolidasi organisasi dan menuntaskan Musda di kabupaten/kota.
Arton S Dohong absen di Musda Golkar karena sakit kepala dan tekanan darah naik, namun sempat melontarkan guyon bahwa sakitnya mungkin karena tidak lagi menjabat Ketua DPD PDI-P Kalteng.
Eddy Raya Samsuri menyampaikan selamat dan dukungan penuh atas terpilihnya Edy Pratowo sebagai Ketua Golkar Kalteng, dan optimistis kepemimpinannya makin menguatkan soliditas partai.
Fairid Naparin memilih tidak maju sebagai Ketua DPD Golkar Kalteng demi menjaga kesolidan dan nama baik partai, serta siap mengemban amanah sebagai sekretaris jika diberikan mandat.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memuji Partai Golkar sebagai partai besar yang tetap eksis sepanjang zaman, serta menekankan pentingnya musyawarah dan kebersamaan dalam menjaga soliditas partai.