Kenaikan harga daging ayam ras dan emas perhiasan menjadi pendorong utama meningkatnya angka inflasi di Kalteng dengan angka inflasi bulanan September 2025 sejumlah 0,33 persen.
DPRD Kota Palangka Raya menegaskan keberadaan Gerai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) harus benar-benar menjadi solusi nyata dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menyampaikan bahwa kondisi inflasi di Kota Palangka Raya masih dalam keadaan terkendali berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (
Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memastikan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah dengan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2025.
Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu, menanggapi langkah Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.