DPRD Kalteng menyoroti dominannya pekerja berpendidikan SD ke bawah di berbagai sektor, yang menunjukkan industri daerah masih bergantung pada tenaga fisik dan minim peluang kerja perkantoran.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Aster Bonawaty mengatakan, jumlah industri yang sudah terdaftar di aplikasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) baru sekitar 141 Industri. Baik itu, Industri besar, kecil dan menengah.