Infrastruktur menjadi salah satu program yang diprioritaskan pasangan petahana calon bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor dan Irawati.
Pasangan petahana calon bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor dan Irawati, terus memperkenalkan visi mereka yang berfokus pada pembangunan yang merata, terutama di tingkat desa.
Lembaga adat Dayak merupakan warisan yang telah turun temurun yang masih ada hingga sekarang. Keberadaannya dinilai penting di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk menjaga keamanan dan kebersamaan di tengah-tengah masyarakat.
Datang ke Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK), pasangan petahana calon bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor dan Irawati menyambangi beberapa titik di tiga kelurahan untuk mendengarkan langsung aspirasi warga.
Musibah banjir masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Jika musim penghujan tiba, beberapa wilayah khususnya yang ada di dataran rendah akan tergenang banjir yang menghambat aktivitas warga.
Kesetaraan gender jadi satu hal yang menjadi perhatian pasangan petahana calon Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor dan Irawati.
Stunting masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Wilayah Kotim yang luas memerlukan jurus jitu untuk menangani penyakit gagal tumbuh kembang pada anak tersebut. Terkait itu, pasangan nomor urut satu, Halikinnor dan Irawati, menegaskan komitmen mereka untuk menangani permasalahan stunting di daerah tersebut.
Debat perdana calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dijadikan wadah bagi pasangan petahana Halikinnor dan Irawati sebagai ajang untuk unjuk gigi.