Kawasan kumuh di wilayah Murung Raya, menjadi perhatian kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya.
Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Heriyus meminta pelaksanaan program dan kegiatan penanggulangan kawasan kumuh oleh pihak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten setempat, tahun anggaran 2024 ini dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran.
Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) mengajak, generasi muda agar menjaga pergaulan hingga menghindari pernikahan di usia dini. Pasalnya, masalah tersebut, bisa berdampak dengan masa depan anak.
Sesuai peran ujung tombak, kepala desa dituntut memiliki pengetahuan yang lebih baik, memberikan pelayanan yang berkualitas, serta berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendorong perubahan dan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.
Kehadiran perusahaan di suatu daerah jangan hanya mencari keuntungan saja. Namun tak kalah penting harus bisa memberikan kontribusi terhadap daerah dan masyarakat.
Waket II DPRD Mura, Rahmanto Muhidin menyampaikan, penanganan stunting merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan pemerintah, untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penanganan stunting, dilakukan secara konvergen/ terpusat, terpadu, terkoordinasi oleh berbagai lintas sektor.
Generasi harus memiliki peran kuat dalam menumbuhkan rasa kecintaan budaya, adat, dan kesenian daerah. Anggota DPRD Murung Raya, Heriyus M Yospeh mengingatkan, agar masyarakat termasuk generasi muda turut serta dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah, agar tidak tergerus oleh zaman.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura), Rahmat Hidayat mendorong, setiap desa di wilayah ini untuk dapat melakukan pengembangan terhadap usaha desa yang memiliki potensi.
Ketua DPRD Murung Raya, Doni mengelar buka puasa bersama dengan masyarakat di kaum duafa, anak panti dan anak santri yang dilaksanakan, Rabu (3/4/2024).
Buka puasa dihadiri jajaran PDIP Mura, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh agama, dari Pemkab diwakili Asisten Sekda Batara. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran.
Kalangan DPRD Murung Raya berpesan, pembangunan untuk wilayah pedesaan supaya menjadi prioritas perhatian berdasarkan aspirasi masyarakat. Sehingga pembangunan pun merata dan dapat dirasakan oleh masyarakat secara menyeluruh.
Kehadiran Perusahaan Besar Swasta (PBS) di suatu daerah, jangan hanya mencari keuntungan saja. Tapi juga harus bisa memberikan kontribusi terhadap daerah dan masyarakat.