Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamandau, Dr. Rosmawati mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Cuaca ekstrem kembali mengintai Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami hujan lebat hingga sa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia belum memasuki musim kemarau akibat dinamika atmosfer yang tidak biasa.
Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan melanda Kota Palangka Raya hingga mendekati puncak arus balik Lebaran tahun 2025. Kondisi ini menjadi perhatian serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di Kota Palangka Raya belakangan ini.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mengingatkan masyarakat untuk bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengeluarkan peringatan bahwa potensi hujan masih dapat terjadi di beberapa wilayah dalam beberapa hari ke depan. Kepala BMKG Kalteng Agung Sudiono Abadi menjelaskan, meski kondisi kelembapan udara di beberapa lapisan cenderung berkurang, tetapi labilitas lokal yang kuat masih mendukung proses konvektif pada skala lokal.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Palangka Raya memperingatkan potensi cuaca ekstrem di Kalimantan Tengah dalam beberapa hari ke depan.
Dalam beberapa hari ini, Kota Palangka Raya diguyur hujan lebat dengan disertai angin kencang. Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya bergerak cepat dengan menyiapkan langkah antisipasi bencana. Yakni dengan sistem siaga 24 jam untuk memastikan keamanan warga tetap terjaga.