Sempat melonjak drastis hingga menyentuh angka Rp100.000 hingga Rp120.000 per kilogram saat menjelang momen Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah, komoditas cabai di kawasan Pasar Besar Kota Palangka Raya
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, memastikan kondisi inflasi di Kota Palangka Raya hingga akhir tahun masih terkendali dengan kenaikan harga hanya terjadi pada komoditas cabai.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sugiyanto mengatakan peningkatan produksi cabai lokal merupakan salah satu langkah strategis dalam mengendalikan inflasi pangan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat pada Mei 2025, Kalteng mengalami deflasi sebesar 0,53 persen secara month to month (m-to-m).
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, mewakili Pj Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi 2025 secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, memimpin kegiatan gerakan menanam padi gogo dan cabai di Kecamatan Rakumpit. Kegiatan dimulai pada Kelompok Tani Berkah Jaya Utama di Jalan Tumbang Talaken Km. 59, Kelurahan Pager. Kemudian dilanjutkan dengan penanaman cabai pada Kelompok Tani Agro Sukses Bersama, di Km. 53, Kelurahan Petuk Bukit, Selasa (15/10/2024).
Penjabat (Pj) Bupati Lamandau, Lilis Suriani didampingi Kepala Distankan, Tiryan Kuderon mengunjungi petani cabai, sayur dan buah. Kunjungan itu sekaligus membantu kegiatan panen yang masuk dalam Kelompok Tani (Poktan) Dayak Masa Kini di RT 9 Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, baru-baru ini.