Percakapan melalui aplikasi WhatsApp yang diduga melibatkan pejabat dan bawahannya itu memicu reaksi publik serta sorotan terhadap integritas birokrasi.
Banyaknya jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) yang masih diisi Pelaksana Tugas (Plt) mulai menuai sorotan.