MINUM kopi saat sahur memang boleh dilakukan, tetapi perlu diperhatikan efek sampingnya terhadap tubuh selama berpuasa. Influencer kesehatan, dr. Tirta mengingatkan bahwa konsumsi kafein justru bisa membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan dan berisiko menyebabkan dehidrasi.
“Salah satu efek kafein adalah stimulan. Stimulan itu meningkatkan aktivitas jantung dan juga pipis. Jadi kalian malah rentan haus,” ujarnya, dikutip dari kanal YouTube-nya, Senin (2/3).
Ia menjelaskan, efek stimulan dari kopi membuat seseorang lebih sering buang air kecil. Kondisi ini bisa membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat, terutama saat menjalani puasa seharian penuh tanpa asupan minum.
Meski begitu, bukan berarti kopi harus dihindari sepenuhnya. dr. Tirta menyebut kopi tetap boleh dikonsumsi saat sahur, namun dengan konsekuensi tertentu.
“Jadi kalau kalian ngopi pas sahur boleh, tapi nanti akan pipis. Stimulan jadinya rentan haus dehidrulasi jadinya,” lanjutnya.
Sebagai alternatif, ia menyarankan waktu minum kopi digeser ke malam hari setelah berbuka puasa. Dengan begitu, efek kafein tidak mengganggu keseimbangan cairan tubuh saat siang hari.
“Kalau saya waktu ngopi yang pas puasa tak geser pas habis isya ngopi,” katanya.
Menurutnya, efek kopi di dalam tubuh tidak berlangsung terlalu lama. Hal ini memungkinkan seseorang tetap bisa beristirahat setelah beberapa jam mengonsumsinya. “Efek kopi itu cuma bertahan 3 jam di dalam tubuh,” pungkas dr. Tirta. (jpg)
MINUM kopi saat sahur memang boleh dilakukan, tetapi perlu diperhatikan efek sampingnya terhadap tubuh selama berpuasa. Influencer kesehatan, dr. Tirta mengingatkan bahwa konsumsi kafein justru bisa membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan dan berisiko menyebabkan dehidrasi.
“Salah satu efek kafein adalah stimulan. Stimulan itu meningkatkan aktivitas jantung dan juga pipis. Jadi kalian malah rentan haus,” ujarnya, dikutip dari kanal YouTube-nya, Senin (2/3).
Ia menjelaskan, efek stimulan dari kopi membuat seseorang lebih sering buang air kecil. Kondisi ini bisa membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat, terutama saat menjalani puasa seharian penuh tanpa asupan minum.
Meski begitu, bukan berarti kopi harus dihindari sepenuhnya. dr. Tirta menyebut kopi tetap boleh dikonsumsi saat sahur, namun dengan konsekuensi tertentu.
“Jadi kalau kalian ngopi pas sahur boleh, tapi nanti akan pipis. Stimulan jadinya rentan haus dehidrulasi jadinya,” lanjutnya.
Sebagai alternatif, ia menyarankan waktu minum kopi digeser ke malam hari setelah berbuka puasa. Dengan begitu, efek kafein tidak mengganggu keseimbangan cairan tubuh saat siang hari.
“Kalau saya waktu ngopi yang pas puasa tak geser pas habis isya ngopi,” katanya.
Menurutnya, efek kopi di dalam tubuh tidak berlangsung terlalu lama. Hal ini memungkinkan seseorang tetap bisa beristirahat setelah beberapa jam mengonsumsinya. “Efek kopi itu cuma bertahan 3 jam di dalam tubuh,” pungkas dr. Tirta. (jpg)