PROKALTENG.CO – Bulan Ramadan menjadi momen bagi umat Muslim untuk berlomba-lomba memperbanyak ibadah dan meraih pahala. Namun, datangnya haid saat puasa kerap membuat sebagian perempuan merasa ibadahnya terhenti dan peluang pahala berkurang.
Padahal, meski tidak bisa berpuasa dan salat, perempuan yang sedang haid tetap memiliki banyak amalan bernilai pahala besar selama Ramadan. Ada berbagai ibadah sunnah dan kebaikan yang bisa dilakukan agar tetap mendapatkan keberkahan setara dengan orang yang berpuasa. Berikut enam amalan yang dianjurkan bagi perempuan haid di bulan Ramadan, dirangkum dari portal.tarakankota.go.id dan bankmuamalat.co.id.
1. Bersholawat dan berzikir
Perempuan yang sedang haid tetap dianjurkan memperbanyak sholawat dan zikir. Kalimat tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil bisa dilantunkan kapan saja. Zikir yang rutin dipercaya membawa ketenangan batin sekaligus menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, terlebih di bulan penuh berkah seperti Ramadan.
2. Memberi makan orang berbuka puasa
Menyiapkan dan memberi hidangan berbuka puasa menjadi amalan dengan pahala besar. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikit pun.” Artinya, meski sedang haid, perempuan tetap berpeluang meraih pahala setara orang yang berpuasa.
3. Bersedekah
Sedekah bisa dilakukan kapan saja, termasuk saat haid. Di bulan Ramadan, amalan ini memiliki keutamaan berlipat ganda. Rasulullah SAW mengingatkan, “Jagalah diri kalian dari api neraka meskipun hanya dengan sedekah setengah biji kurma. Jika tidak mampu, maka dengan perkataan yang baik.”
4. Mendengarkan ayat Al-Qur’an
Perempuan haid tetap bisa meraih keberkahan Al-Qur’an dengan mendengarkan lantunan ayat-ayat suci, terutama di malam-malam istimewa Ramadan. Dalam hadits riwayat Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda bahwa orang-orang yang berkumpul untuk membaca dan mempelajari Al-Qur’an akan diliputi ketenangan dan rahmat Allah SWT.
5. Membantu sesama
Membantu orang lain juga menjadi ladang pahala. Perempuan yang sedang haid bisa terlibat dalam kegiatan sosial, menjadi relawan, menolong yang membutuhkan, hingga ikut menyiapkan hidangan berbuka di masjid atau lingkungan sekitar.
6. Memperbanyak doa
Berdoa dapat dilakukan kapan saja, termasuk saat haid. Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak doa dan memohon ampunan kepada Allah SWT, terutama di malam-malam penuh kemuliaan seperti Lailatul Qadar.
Dengan berbagai amalan tersebut, perempuan yang sedang haid tetap bisa mengisi Ramadan dengan ibadah dan kebaikan, serta meraih pahala berlimpah meski tidak berpuasa. (jpg)


