28.2 C
Jakarta
Sunday, June 16, 2024
spot_img

Indonesia vs Suriah: Tak Ingin Menyerah

PROKALTENG.CO-Pelatih Timnas U-20 Indonesia Shin Tae yong berusaha menjaga semangat para pemainnya menjelang laga kedua Grup A Piala Asia U-20 kontra Suriah, Sabtu hari ini (4/3).

Menurut Shin Tae yong, skuad Garuda Nusantara menunjukkan tanda-tanda positif sepanjang 90 menit selama menantang Irak. Muhammad Ferrari dkk mampu menekan Timnas Irak meski berakhir dengan kekalahan 0- 2 lantaran gagal memanfaatkan peluang.

“Pertandingan yang sulit, tetapi kami tidak akan menyerah. Kami datang ke sini untuk menang, bukan hanya untuk berpartisipasi,” kata Shin Tae yong dilansir dari laman AFC. Shin Tae yong mengatakan dirinya akan membawa suasana yang baik ke dalam tim.

“Saya tidak akan membiarkan mood di dalam tim menurun,” ujar Shin Tae yong.

Baca Juga :  IGC Undang Golfer se- Kalteng

Pada laga sebelumnya, Shin Tae yong blak-blakan mengaku frustasi dengan ketidakmampuan skuad Timnas U-20 Indonesia untuk memanfaatkan keunggulan pemain saat kalah dari Irak.

“Kami perlu mengembangkan pola permainan sendiri dengan lebih baik. Selain itu, kesenjangan antara pemain 11 terbaik dan pemain pengganti, yang mengarah ke performa berbeda dan itu adalah hal yang perlu kami tingkatkan,” ucapnya.

Tim Indonesia akan menghadapi Timnas U-20 Suriah yang juga membutuhkan hasil positif di Stadion Lokomotiv setelah tim asuhan Mark Wotte kalah 2-0 dalam pertandingan pembuka melawan tuan rumah Uzbekistan.

“Hasil ini menempatkan kami di bawah sedikit tekanan untuk pertandingan kedua. Kami harus memenangkan laga ini agar tetap sesuai target untuk lolos,” kata pelatih Suriah, Mark Wotte.

Baca Juga :  100 Pemain dan Staf Liga-1 Terpapar Covid-19

“Saya pikir pemain pengganti, dan terutama Mustafa Abdullateef, membuat tim lebih baik di babak kedua. Itulah yang selalu saya minta dari pemain cadangan saya, untuk masuk dan membuat tim lebih baik, dan itulah yang mereka lakukan dan saya pikir kami bisa membangun performa itu saat melawan Indonesia,” paparnya. (lia/jpn/hnd)

PROKALTENG.CO-Pelatih Timnas U-20 Indonesia Shin Tae yong berusaha menjaga semangat para pemainnya menjelang laga kedua Grup A Piala Asia U-20 kontra Suriah, Sabtu hari ini (4/3).

Menurut Shin Tae yong, skuad Garuda Nusantara menunjukkan tanda-tanda positif sepanjang 90 menit selama menantang Irak. Muhammad Ferrari dkk mampu menekan Timnas Irak meski berakhir dengan kekalahan 0- 2 lantaran gagal memanfaatkan peluang.

“Pertandingan yang sulit, tetapi kami tidak akan menyerah. Kami datang ke sini untuk menang, bukan hanya untuk berpartisipasi,” kata Shin Tae yong dilansir dari laman AFC. Shin Tae yong mengatakan dirinya akan membawa suasana yang baik ke dalam tim.

“Saya tidak akan membiarkan mood di dalam tim menurun,” ujar Shin Tae yong.

Baca Juga :  IGC Undang Golfer se- Kalteng

Pada laga sebelumnya, Shin Tae yong blak-blakan mengaku frustasi dengan ketidakmampuan skuad Timnas U-20 Indonesia untuk memanfaatkan keunggulan pemain saat kalah dari Irak.

“Kami perlu mengembangkan pola permainan sendiri dengan lebih baik. Selain itu, kesenjangan antara pemain 11 terbaik dan pemain pengganti, yang mengarah ke performa berbeda dan itu adalah hal yang perlu kami tingkatkan,” ucapnya.

Tim Indonesia akan menghadapi Timnas U-20 Suriah yang juga membutuhkan hasil positif di Stadion Lokomotiv setelah tim asuhan Mark Wotte kalah 2-0 dalam pertandingan pembuka melawan tuan rumah Uzbekistan.

“Hasil ini menempatkan kami di bawah sedikit tekanan untuk pertandingan kedua. Kami harus memenangkan laga ini agar tetap sesuai target untuk lolos,” kata pelatih Suriah, Mark Wotte.

Baca Juga :  100 Pemain dan Staf Liga-1 Terpapar Covid-19

“Saya pikir pemain pengganti, dan terutama Mustafa Abdullateef, membuat tim lebih baik di babak kedua. Itulah yang selalu saya minta dari pemain cadangan saya, untuk masuk dan membuat tim lebih baik, dan itulah yang mereka lakukan dan saya pikir kami bisa membangun performa itu saat melawan Indonesia,” paparnya. (lia/jpn/hnd)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru