28 C
Jakarta
Sunday, August 31, 2025

Immanuel Ebenezer Disebut Bukan Kader Gerindra, Keanggotaan Akan Dicabut

PROKALTENG.CO-Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, akhirnya angkat suara soal status Immanuel Ebenezer atau Noel di partainya. Sugiono menegaskan bahwa Noel belum pernah menjalani proses kaderisasi sehingga tidak bisa disebut sebagai kader Partai Gerindra.

Noel Belum Pernah Ikuti Kaderisasi Gerindra

Sugiono menjelaskan bahwa seseorang baru bisa disebut kader Gerindra apabila telah melalui proses kaderisasi dengan beberapa tingkatan. Namun, sepanjang ingatannya, Noel tidak pernah mengikuti proses tersebut.

“Kader ini syaratnya adalah mereka yang melewati suatu proses kaderisasi ada beberapa tingkatan. Dan sepanjang ingatan saya, Pak Noel itu belum pernah mengikuti kaderisasi di Gerindra,” jelas Sugiono di Istana Negara, Senin, 25 Agustus 2025.

Pernah Maju Pileg, Tapi Bukan Kader

Sugiono mengakui bahwa Noel sempat maju dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 melalui Partai Gerindra. Meski demikian, hal itu tidak otomatis menjadikannya sebagai kader partai.

Ia menyebutkan bahwa syarat pencalegan memang mewajibkan seseorang menjadi anggota partai, tetapi berbeda dengan status kader yang harus melalui jenjang kaderisasi.

Baca Juga :  Soal Usulan PAW Endang Susilawatie, Caleg Gerindra Somasi KPU Kalteng

Keanggotaan Noel Akan Dievaluasi

Lebih lanjut, Sugiono menegaskan bahwa partainya kini tengah mengevaluasi status keanggotaan Noel di Gerindra. Hal ini menyusul status Noel yang telah menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Sebagai persyaratan pencalegan di tahun 2024 ada kewajiban untuk menjadi anggota Gerindra. Nah proses yang akan kami lakukan tentu saja akan mengevaluasi keanggotaan tersebut,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa proses internal partai kemungkinan besar akan menyusul setelah Noel diberhentikan dari jabatannya di kabinet.

Gerindra Siap Cabut Keanggotaan Noel

Sugiono memastikan langkah tegas akan diambil terkait status Noel di Gerindra. Menurutnya, partai akan segera mencabut keanggotaan Noel.

“Dicabut keanggotaannya, dicabut KTA-nya,” tegas Sugiono.

Baca Juga :  Bertemu Begawan Ekonomi Emil Salim, Ganjar Ungkap Diminta Perhatikan Pembangunan Indonesia Timur

Noel Minta Maaf dan Klarifikasi

Sementara itu, usai ditetapkan sebagai tersangka, Noel menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia juga meminta maaf kepada keluarganya dan masyarakat Indonesia.

“Saya ingin sekali pertama saya meminta maaf kepada Presiden Pak Prabowo,” kata Noel di Gedung Merah Putih KPK, Jumat, 22 Agustus 2025. “Yang kedua saya minta maaf kepada anak dan istri saya. Yang ketiga, saya minta maaf terhadap rakyat Indonesia,” lanjutnya.

Noel juga meluruskan kabar yang beredar. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan kasus yang menjeratnya bukanlah kasus pemerasan.

“Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya tidak di-OTT. Pertama itu, kedua, kasus saya bukan kasus pemerasan, agar narasi di luar tidak menjadi narasi yang kotor,” jelasnya. (fin)

 

PROKALTENG.CO-Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, akhirnya angkat suara soal status Immanuel Ebenezer atau Noel di partainya. Sugiono menegaskan bahwa Noel belum pernah menjalani proses kaderisasi sehingga tidak bisa disebut sebagai kader Partai Gerindra.

Noel Belum Pernah Ikuti Kaderisasi Gerindra

Sugiono menjelaskan bahwa seseorang baru bisa disebut kader Gerindra apabila telah melalui proses kaderisasi dengan beberapa tingkatan. Namun, sepanjang ingatannya, Noel tidak pernah mengikuti proses tersebut.

“Kader ini syaratnya adalah mereka yang melewati suatu proses kaderisasi ada beberapa tingkatan. Dan sepanjang ingatan saya, Pak Noel itu belum pernah mengikuti kaderisasi di Gerindra,” jelas Sugiono di Istana Negara, Senin, 25 Agustus 2025.

Pernah Maju Pileg, Tapi Bukan Kader

Sugiono mengakui bahwa Noel sempat maju dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 melalui Partai Gerindra. Meski demikian, hal itu tidak otomatis menjadikannya sebagai kader partai.

Ia menyebutkan bahwa syarat pencalegan memang mewajibkan seseorang menjadi anggota partai, tetapi berbeda dengan status kader yang harus melalui jenjang kaderisasi.

Baca Juga :  Soal Usulan PAW Endang Susilawatie, Caleg Gerindra Somasi KPU Kalteng

Keanggotaan Noel Akan Dievaluasi

Lebih lanjut, Sugiono menegaskan bahwa partainya kini tengah mengevaluasi status keanggotaan Noel di Gerindra. Hal ini menyusul status Noel yang telah menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Sebagai persyaratan pencalegan di tahun 2024 ada kewajiban untuk menjadi anggota Gerindra. Nah proses yang akan kami lakukan tentu saja akan mengevaluasi keanggotaan tersebut,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa proses internal partai kemungkinan besar akan menyusul setelah Noel diberhentikan dari jabatannya di kabinet.

Gerindra Siap Cabut Keanggotaan Noel

Sugiono memastikan langkah tegas akan diambil terkait status Noel di Gerindra. Menurutnya, partai akan segera mencabut keanggotaan Noel.

“Dicabut keanggotaannya, dicabut KTA-nya,” tegas Sugiono.

Baca Juga :  Bertemu Begawan Ekonomi Emil Salim, Ganjar Ungkap Diminta Perhatikan Pembangunan Indonesia Timur

Noel Minta Maaf dan Klarifikasi

Sementara itu, usai ditetapkan sebagai tersangka, Noel menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia juga meminta maaf kepada keluarganya dan masyarakat Indonesia.

“Saya ingin sekali pertama saya meminta maaf kepada Presiden Pak Prabowo,” kata Noel di Gedung Merah Putih KPK, Jumat, 22 Agustus 2025. “Yang kedua saya minta maaf kepada anak dan istri saya. Yang ketiga, saya minta maaf terhadap rakyat Indonesia,” lanjutnya.

Noel juga meluruskan kabar yang beredar. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan kasus yang menjeratnya bukanlah kasus pemerasan.

“Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya tidak di-OTT. Pertama itu, kedua, kasus saya bukan kasus pemerasan, agar narasi di luar tidak menjadi narasi yang kotor,” jelasnya. (fin)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru

/