28.6 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Mahfud MD Terus Kritik Pemerintah, Fahri Hamzah: Tak Pantas Kalau Masih Duduk Dikabinet

PROKALTENG.CO – Mahfud MD mendapat kritikan pedas dari Juru Bicara (Jubir) Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Fahri Hamzah.

Fahri Hamzah menyebut tak pantas jika Mahfud yang  saat ini masih menjadi pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan/Menko Polhukam RI terus melayangkan kritikan ke pemerintah.

“Tak pantas lah (Mahfud) mengkritik pemerintahan, kalau masih duduk di kabinet,” ujar Fahri Hamzah lewat keterangan tertulisnya, Selasa (23/1/2024) dikutip dari Fajar.co.id.

Kritikan ini terkait tudingan Mahfud yang menyebut ada aparat penegak hukum, hingga pejabat yang memberikan backup kepada tambang ilegal, saat debat cawapres, Minggu (22/1/2024) kemarin.

Lebih jauh, Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia itu mengatakan, kalau memang ada aparat penegak hukum, hingga pejabat menjadi backing tambang ilegal, adalah kesalahan Mahfud, sebagai Menko Polhukam.

Baca Juga :  Mahfud MD Nyatakan Siap Mundur dari Jabatan Menteri pada Waktu yang Tepat

“Itu salahnya Pak Mahfud semua ya, dia Menkonya, artinya dia nggak mengerjakan apa yang diomongkan, dia emang Menkonya. Jadi, Pak Mahfud enggak bisa ngeritik pemerintah, di bidang Polhukam itu urusannya dia,” tambah Fahri.

Fahri Hamzah pun memberikan saran agar Mahfud MD segera keluar dari pemerintahan. Namun sayangnya, ia menyebut Mahfud MD hingga kini masih menikmati fasilitas negara sebagai Menko Polhukam.

“Kan udah saya bilang dari awal, kalau dia mau keluar dari Pak Jokowi. Karena kabinet ini brengsek. Saya mau menegakkan hukum tapi saya dihambat oleh presiden, ngomong gitu dong. Dia (Mahfud MD) masih menikmati itu juga di dalam, enggak boleh ya,” ujar Caleg DPR RI Partai Gelora untuk Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) I tersebut.  (pri/baliexpress)

Baca Juga :  Pilpres 2024, Ada Kemungkinan Prabowo akan Diduetkan dengan Ganjar

PROKALTENG.CO – Mahfud MD mendapat kritikan pedas dari Juru Bicara (Jubir) Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Fahri Hamzah.

Fahri Hamzah menyebut tak pantas jika Mahfud yang  saat ini masih menjadi pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan/Menko Polhukam RI terus melayangkan kritikan ke pemerintah.

“Tak pantas lah (Mahfud) mengkritik pemerintahan, kalau masih duduk di kabinet,” ujar Fahri Hamzah lewat keterangan tertulisnya, Selasa (23/1/2024) dikutip dari Fajar.co.id.

Kritikan ini terkait tudingan Mahfud yang menyebut ada aparat penegak hukum, hingga pejabat yang memberikan backup kepada tambang ilegal, saat debat cawapres, Minggu (22/1/2024) kemarin.

Lebih jauh, Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia itu mengatakan, kalau memang ada aparat penegak hukum, hingga pejabat menjadi backing tambang ilegal, adalah kesalahan Mahfud, sebagai Menko Polhukam.

Baca Juga :  Mahfud MD Nyatakan Siap Mundur dari Jabatan Menteri pada Waktu yang Tepat

“Itu salahnya Pak Mahfud semua ya, dia Menkonya, artinya dia nggak mengerjakan apa yang diomongkan, dia emang Menkonya. Jadi, Pak Mahfud enggak bisa ngeritik pemerintah, di bidang Polhukam itu urusannya dia,” tambah Fahri.

Fahri Hamzah pun memberikan saran agar Mahfud MD segera keluar dari pemerintahan. Namun sayangnya, ia menyebut Mahfud MD hingga kini masih menikmati fasilitas negara sebagai Menko Polhukam.

“Kan udah saya bilang dari awal, kalau dia mau keluar dari Pak Jokowi. Karena kabinet ini brengsek. Saya mau menegakkan hukum tapi saya dihambat oleh presiden, ngomong gitu dong. Dia (Mahfud MD) masih menikmati itu juga di dalam, enggak boleh ya,” ujar Caleg DPR RI Partai Gelora untuk Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) I tersebut.  (pri/baliexpress)

Baca Juga :  Pilpres 2024, Ada Kemungkinan Prabowo akan Diduetkan dengan Ganjar

Terpopuler

Artikel Terbaru