PROKALTENG.CO – Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) calon Ketua DPW PKB Kalimantan Tengah yang digelar di Jakarta, Senin (22/12/2025). Agenda ini menjadi pintu awal penentuan Ketua DPW PKB Kalteng periode 2026–2031 dan diikuti 60 kandidat pimpinan wilayah PKB dari seluruh Indonesia.
UKK tersebut merupakan bagian dari seleksi tahap I gelombang II yang digelar DPP PKB sebelum Ketua Umum menetapkan nakhoda baru di setiap provinsi. Nama Rahmanto pun kian menguat dalam bursa calon Ketua DPW PKB Kalteng.
Rahmanto menjelaskan, UKK menjadi tahapan wajib untuk menjaring figur pemimpin partai yang dinilai siap secara kapasitas dan mental. Proses penilaian dilakukan oleh pihak ketiga yang ditunjuk DPP PKB demi menjaga objektivitas.
“Materi penilaiannya mencakup potensi kepemimpinan, kemampuan manajerial, hingga kesiapan psikologis para kandidat,” ujar Rahmanto.
Menurut dia, seluruh rangkaian UKK ditutup dengan sesi presentasi dan wawancara langsung bersama jajaran pengurus pusat PKB.
Di internal partai, dukungan terhadap Rahmanto mulai menguat sejak Musyawarah Wilayah PKB Kalteng. Ia digadang-gadang menjadi sosok yang tepat untuk menggantikan Habib Ismail Bin Yahya, yang disebut-sebut ingin rehat sementara dari aktivitas politik praktis.
Sejumlah kader menilai rekam jejak Rahmanto di birokrasi dan struktur partai menjadi modal kuat untuk memimpin DPW PKB Kalteng ke depan. Pengalamannya dinilai mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus meningkatkan daya saing partai.
Sebelum menjabat Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto tercatat sebagai Ketua DPC PKB Murung Raya dan memimpin Dewan Tanfidz periode 2021–2026. Di bawah kepemimpinannya, struktur partai di tingkat kabupaten dinilai solid dan cukup kompetitif dalam berbagai kontestasi politik lokal. (tim)
PROKALTENG.CO – Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) calon Ketua DPW PKB Kalimantan Tengah yang digelar di Jakarta, Senin (22/12/2025). Agenda ini menjadi pintu awal penentuan Ketua DPW PKB Kalteng periode 2026–2031 dan diikuti 60 kandidat pimpinan wilayah PKB dari seluruh Indonesia.
UKK tersebut merupakan bagian dari seleksi tahap I gelombang II yang digelar DPP PKB sebelum Ketua Umum menetapkan nakhoda baru di setiap provinsi. Nama Rahmanto pun kian menguat dalam bursa calon Ketua DPW PKB Kalteng.
Rahmanto menjelaskan, UKK menjadi tahapan wajib untuk menjaring figur pemimpin partai yang dinilai siap secara kapasitas dan mental. Proses penilaian dilakukan oleh pihak ketiga yang ditunjuk DPP PKB demi menjaga objektivitas.
“Materi penilaiannya mencakup potensi kepemimpinan, kemampuan manajerial, hingga kesiapan psikologis para kandidat,” ujar Rahmanto.
Menurut dia, seluruh rangkaian UKK ditutup dengan sesi presentasi dan wawancara langsung bersama jajaran pengurus pusat PKB.
Di internal partai, dukungan terhadap Rahmanto mulai menguat sejak Musyawarah Wilayah PKB Kalteng. Ia digadang-gadang menjadi sosok yang tepat untuk menggantikan Habib Ismail Bin Yahya, yang disebut-sebut ingin rehat sementara dari aktivitas politik praktis.
Sejumlah kader menilai rekam jejak Rahmanto di birokrasi dan struktur partai menjadi modal kuat untuk memimpin DPW PKB Kalteng ke depan. Pengalamannya dinilai mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus meningkatkan daya saing partai.
Sebelum menjabat Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto tercatat sebagai Ketua DPC PKB Murung Raya dan memimpin Dewan Tanfidz periode 2021–2026. Di bawah kepemimpinannya, struktur partai di tingkat kabupaten dinilai solid dan cukup kompetitif dalam berbagai kontestasi politik lokal. (tim)