27 C
Jakarta
Sunday, March 15, 2026

Bandara Tjilik Riwut Prediksi Puncak Mudik Capai 4.100 Penumpang

PALANGKA RAYA, PROKALTENG. CO – Bandara Tjilik Riwut mulai mengalami peningkatan pergerakan penumpang menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Executive General Manager (EGM) Bandara Tjilik Riwut, I Made Darmawan mengatakan, kenaikan jumlah penumpang saat ini berkisar antara lima hingga tujuh persen dibandingkan hari biasa.

“Untuk perkembangan arus mudik di Bandara Tjilik Riwut hari ini sudah mulai terasa, sudah ada kenaikan sekitar lima sampai tujuh persen dari hari biasa,” kata I Made Darmawan, Sabtu, (14/3/2026).

Dia menjelaskan, pada hari normal bandara tersebut melayani sekitar 22 pergerakan penerbangan dengan rata-rata jumlah penumpang mencapai 2.200 orang per hari.

Namun pada penutupan operasional sehari sebelumnya, jumlah penumpang tercatat mencapai sekitar 2.400 orang, dan pada hari ini diprediksi kembali meningkat hingga sekitar 2.500 penumpang.

Baca Juga :  Menteri Koperasi dan JAM Intelijen Jadi Warga Kehormatan Adat Dayak di Kalteng

Menurut dia, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-2 Lebaran atau sekitar 18 Maret 2026 dengan total pergerakan penumpang yang diprediksi mencapai sekitar 4.100 orang.

Adapun rute penerbangan dari Palangka Raya saat ini melayani sejumlah kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta.

Electronic money exchangers listing

Selain itu, pihak bandara juga mencatat adanya tambahan penerbangan dari salah satu maskapai untuk mengakomodasi peningkatan penumpang selama periode mudik.

“Untuk penambahan kita memiliki extra flight dari maskapai Batik Air dengan tujuan Jakarta, yang sudah dimulai dari tanggal 13 Maret hingga 19 Maret,” ujarnya.

Dia menambahkan, rute penerbangan yang paling mendominasi selama periode mudik masih menuju Jakarta dan Surabaya.

Baca Juga :  Bupati Kapuas Turun ke Lapangan, Jalan Rusak Harus Segera Diperbaiki!

Meski demikian, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, jumlah pergerakan penumpang saat ini masih tercatat sekitar lima persen lebih rendah.

“Kemarin kita masih minus lima persen dibandingkan jumlah pergerakan penumpang pada hari yang sama tahun lalu. Mudah-mudahan pada puncak arus mudik nanti kita bisa melampaui target yang diperkirakan sekitar 4.100 penumpang,” katanya.

Dia juga mengimbau para penumpang untuk menjaga kesehatan selama perjalanan serta mempersiapkan barang bawaan dengan baik.

Selain itu, penumpang juga diminta tidak membawa barang secara berlebihan, tidak menyimpan barang berharga di bagasi tercatat, serta membeli tiket melalui agen resmi guna menghindari potensi masalah saat keberangkatan.

“Yang terakhir tentunya berdoa agar perjalanan selamat sampai tujuan,” tutupnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG. CO – Bandara Tjilik Riwut mulai mengalami peningkatan pergerakan penumpang menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Executive General Manager (EGM) Bandara Tjilik Riwut, I Made Darmawan mengatakan, kenaikan jumlah penumpang saat ini berkisar antara lima hingga tujuh persen dibandingkan hari biasa.

“Untuk perkembangan arus mudik di Bandara Tjilik Riwut hari ini sudah mulai terasa, sudah ada kenaikan sekitar lima sampai tujuh persen dari hari biasa,” kata I Made Darmawan, Sabtu, (14/3/2026).

Electronic money exchangers listing

Dia menjelaskan, pada hari normal bandara tersebut melayani sekitar 22 pergerakan penerbangan dengan rata-rata jumlah penumpang mencapai 2.200 orang per hari.

Namun pada penutupan operasional sehari sebelumnya, jumlah penumpang tercatat mencapai sekitar 2.400 orang, dan pada hari ini diprediksi kembali meningkat hingga sekitar 2.500 penumpang.

Baca Juga :  Menteri Koperasi dan JAM Intelijen Jadi Warga Kehormatan Adat Dayak di Kalteng

Menurut dia, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-2 Lebaran atau sekitar 18 Maret 2026 dengan total pergerakan penumpang yang diprediksi mencapai sekitar 4.100 orang.

Adapun rute penerbangan dari Palangka Raya saat ini melayani sejumlah kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta.

Selain itu, pihak bandara juga mencatat adanya tambahan penerbangan dari salah satu maskapai untuk mengakomodasi peningkatan penumpang selama periode mudik.

“Untuk penambahan kita memiliki extra flight dari maskapai Batik Air dengan tujuan Jakarta, yang sudah dimulai dari tanggal 13 Maret hingga 19 Maret,” ujarnya.

Dia menambahkan, rute penerbangan yang paling mendominasi selama periode mudik masih menuju Jakarta dan Surabaya.

Baca Juga :  Bupati Kapuas Turun ke Lapangan, Jalan Rusak Harus Segera Diperbaiki!

Meski demikian, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, jumlah pergerakan penumpang saat ini masih tercatat sekitar lima persen lebih rendah.

“Kemarin kita masih minus lima persen dibandingkan jumlah pergerakan penumpang pada hari yang sama tahun lalu. Mudah-mudahan pada puncak arus mudik nanti kita bisa melampaui target yang diperkirakan sekitar 4.100 penumpang,” katanya.

Dia juga mengimbau para penumpang untuk menjaga kesehatan selama perjalanan serta mempersiapkan barang bawaan dengan baik.

Selain itu, penumpang juga diminta tidak membawa barang secara berlebihan, tidak menyimpan barang berharga di bagasi tercatat, serta membeli tiket melalui agen resmi guna menghindari potensi masalah saat keberangkatan.

“Yang terakhir tentunya berdoa agar perjalanan selamat sampai tujuan,” tutupnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/