PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO โ Harga daging sapi segar di pasaran masih berada pada level yang relatif stabil, meskipun sesekali mengalami fluktuasi.
Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Kahayan Kota Palangkaraya, Ruminah menyebutkan bahwa harga daging sapi segar umumnya berkisar Rp135.000 per kilogram. Namun, pada momen tertentu, harga dapat melonjak hingga Rp150.000 per kilogram. Hal itu tergantung pada kondisi pasokan dan permintaan.
โBiasanya stabil di Rp135.000 per kilogram, tapi kalau pas ada kenaikan, bisa sampai Rp150.000 per kilogram,โ ujar Ruminah kepada Prokalteng.co, Sabtu (7/12/2024).
Selain daging sapi segar, harga tulangan atau iga sapi juga tetap stabil, dengan kisaran Rp85.000 hingga Rp90.000 per kilogram. Potongan ini menjadi alternatif bagi konsumen yang mencari pilihan daging dengan harga lebih terjangkau dibandingkan potongan lainnya.
Namun demikian, permintaan terhadap produk ini, tetap bergantung pada kebutuhan masing-masing konsumen.
Di sisi lain, daging impor semakin menarik perhatian masyarakat. Pasalnya menurut Ruminah, harga daging impor itu, terbilang lebih murah sekitar, yakni Rp90.000 per 900 gram. Sehingga membuat produk ini lebih diminati.
โKarena harganya lebih murah, banyak konsumen yang lebih memilih daging impor dibandingkan lokal,โ jelasnya.
Sementara dengan harga yang lebih kompetitif, membuat daging impor menjadi pilihan utama bagi keluarga dengan anggaran terbatas.
Meski kualitasnya berbeda dari daging lokal, selisih harga yang signifikan membuat banyak konsumen merasa lebih diuntungkan. Namun, daging sapi segar tetap memiliki pasar tersendiri, terutama bagi konsumen yang mengutamakan kualitas dan kesegaran.
โSaya berharapa pemerintah dapat menciptakan kebijakan yang mendukung keseimbangan harga antara daging lokal dan impor. Dengan begitu, tidak hanya konsumen yang diuntungkan, tetapi juga para peternak sapi lokal yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat,โ pungkasnya. (ndo)