30.7 C
Jakarta
Monday, January 26, 2026

Polisi Sita 170 Sepeda Motor Selama 3 Hari Patroli di Sejumlah Titik di Palangka Raya

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Polisi Amankan 170 sepeda motor selama tiga hari patroli pada sejumlah titik di Kota Palangka Raya. Masyarakat resah dan mengeluh dengan adanya aksi balap liar.

Kegiatan balapan liar terpantau tiga hari beruntun. Yaitu pada Jumat, Sabtu dan Minggu di beberapa lokasi yakni di Jalan Dr Murjani, Yos Sudarso,G.Obos, Diponegoro serta Adonis Samad kawasan Bandara Tjilik Riwut.

Kasat lantas Polresta Palangka Raya Kompol Egidio Sumilat melalui Kanit Patroli Ipda Dedi Hendra Kurniawan mengatakan selain menanggapi laporan warga penindakan ini juga merupakan kegiatan operasi keselamatan.

“Mereka kami amankan di beberapa lokasi berbeda selama tiga hari dan berhasil mengamankan 170 sepeda motor yang digunakan untuk balap liar,” Kata Dedi, Senin (26/1/2026).

Baca Juga :  Ciptakan Rasa Aman dan Kondusif, Satlantas Gelar Patroli KRYD di Beberapa Tempat

Dijelaskan Dedi. Para pelaku ini beraksi mulai dari sore hari sampai malam. Dilakukan di kawasan bandara pada jumat, kemudian sabtu malam di Jalan Dr Murjani mulai balapan malam hari sampai subuh dan di Jalan Diponegoro dilakukan dari malam sekitar Pukul 23.30 WIB sampai subuh.

Aksi para pelaku balapan liar ini sangat membuat resah masyarakat setempat dan pengguna jalan lainnya. Masyarakat mengeluh dengan balapan liar dan mereka jika di ingatkan atau warga yang membubarkan di lawan sama para pelaku balap liar, dan juga terganggu dengan keebisingan suara knalpot brong saat beristirahat.

“Masyarakat sangat terganggu adanya balapan liar. Dan rata- rata menggunakan knalpot brong. Sehingga terganggu dengan kebisingan suara knalpot brong,” ungkapnya.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  HIPMI Kalteng Harap Pemimpin Terpilih Bersinergi dengan Pengusaha

Keseluruhan barang bukti sudah diamankan di Polresta Palangka Raya. Dan akan di panggil orang tuanya masing – masing serta diminta untuk membawa knalpot yang aslinya serta dilakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan.

“Kami panggil orang tuanya ke Polresta dengan membawa knalpot yang aslinya serta membawa kelengkapan lainnya,” pungkasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Polisi Amankan 170 sepeda motor selama tiga hari patroli pada sejumlah titik di Kota Palangka Raya. Masyarakat resah dan mengeluh dengan adanya aksi balap liar.

Kegiatan balapan liar terpantau tiga hari beruntun. Yaitu pada Jumat, Sabtu dan Minggu di beberapa lokasi yakni di Jalan Dr Murjani, Yos Sudarso,G.Obos, Diponegoro serta Adonis Samad kawasan Bandara Tjilik Riwut.

Kasat lantas Polresta Palangka Raya Kompol Egidio Sumilat melalui Kanit Patroli Ipda Dedi Hendra Kurniawan mengatakan selain menanggapi laporan warga penindakan ini juga merupakan kegiatan operasi keselamatan.

Electronic money exchangers listing

“Mereka kami amankan di beberapa lokasi berbeda selama tiga hari dan berhasil mengamankan 170 sepeda motor yang digunakan untuk balap liar,” Kata Dedi, Senin (26/1/2026).

Baca Juga :  Ciptakan Rasa Aman dan Kondusif, Satlantas Gelar Patroli KRYD di Beberapa Tempat

Dijelaskan Dedi. Para pelaku ini beraksi mulai dari sore hari sampai malam. Dilakukan di kawasan bandara pada jumat, kemudian sabtu malam di Jalan Dr Murjani mulai balapan malam hari sampai subuh dan di Jalan Diponegoro dilakukan dari malam sekitar Pukul 23.30 WIB sampai subuh.

Aksi para pelaku balapan liar ini sangat membuat resah masyarakat setempat dan pengguna jalan lainnya. Masyarakat mengeluh dengan balapan liar dan mereka jika di ingatkan atau warga yang membubarkan di lawan sama para pelaku balap liar, dan juga terganggu dengan keebisingan suara knalpot brong saat beristirahat.

“Masyarakat sangat terganggu adanya balapan liar. Dan rata- rata menggunakan knalpot brong. Sehingga terganggu dengan kebisingan suara knalpot brong,” ungkapnya.

Baca Juga :  HIPMI Kalteng Harap Pemimpin Terpilih Bersinergi dengan Pengusaha

Keseluruhan barang bukti sudah diamankan di Polresta Palangka Raya. Dan akan di panggil orang tuanya masing – masing serta diminta untuk membawa knalpot yang aslinya serta dilakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan.

“Kami panggil orang tuanya ke Polresta dengan membawa knalpot yang aslinya serta membawa kelengkapan lainnya,” pungkasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/