KASONGAN, PROKALTENG.CO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Kasongan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pembinaan kemandirian warga binaan. Hal tersebut diwujudkan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan dengan Life Style Nusantara terkait penjualan produk kerajinan getah Nyatu untuk ekspor ke Negara Selandia Baru (New Zealand), produk hasil karya IKM Kreasi Pastika, Senin (19/1).
Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas pemasaran produk kerajinan khas daerah berbahan getah Nyatu, sekaligus membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan melalui hasil pembinaan produktif di bidang kerajinan tangan. Produk-produk tersebut merupakan hasil karya IKM Kreasi Pastika yang selama ini aktif berkolaborasi dalam pengembangan keterampilan dan kualitas produksi kerajinan warga binaan.
Penandatanganan PKS ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan nilai tambah produk lokal agar mampu bersaing di pasar internasional. Selain mendukung pelestarian kearifan lokal, kerja sama ini juga menjadi sarana pembinaan yang memberikan pengalaman nyata terkait proses produksi hingga pemasaran global.
Kepala Lapas Narkotika Kasongan Batara Hutasoit menyampaikan, kerja sama ini merupakan bentuk nyata keberhasilan pembinaan kemandirian yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga berdampak ekonomi.
“Penandatanganan PKS ini menjadi momentum penting bagi kami dalam mengembangkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Melalui kerja sama dengan Life Style Nusantara, produk kerajinan getah Nyatu hasil karya IKM Kreasi Pastika memiliki peluang menembus pasar ekspor, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan kompetensi warga binaan,” ujarnya.
Sementara itu Perwakilan Life Style Nusantara, Hairunnisa menyatakan optimismenya terhadap kerja sama ini, dan kualitas produk kerajinan getah Nyatu yang dihasilkan.
“Kami melihat potensi besar pada produk kerajinan getah Nyatu yang memiliki nilai seni, keunikan, dan kearifan lokal yang kuat. Life Style Nusantara berkomitmen untuk mendukung pemasaran dan memastikan produk ini memenuhi standar pasar internasional, khususnya untuk ekspor ke Selandia Baru,” ungkap Hairunnisa.
Melalui kerja sama ini, Lapas Narkotika Kasongan berharap dapat terus memperluas jejaring kemitraan, meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian, serta mendorong peran pemasyarakatan dalam mendukung perekonomian kreatif dan daya saing produk lokal di tingkat global. (eri)


