26.3 C
Jakarta
Monday, May 20, 2024
spot_img

Satu Tahun Lebih Dana Desa Tak Cair, Naek Marusaha Berusaha Temui Ketua DPR RI

PROKALTENG.CO – Kepala Desa (Kades) Datai Nirui, Kecamatan Teweh Tengah, Provinsi Kalimantan Tengah, Naek Marusaha berjalan kaki menuju Gedung DPR RI untuk bertemu para wakil rakyat.

Dia mendatangi gedung DPR RI Jalan Gatot Subroto, Jakarta pada, Kamis, (18/04/2024) dengan membawa spanduk untuk ditempel di Gedung DPR RI.

Maksud dan tujuannya datang ke Gedung DPR RI tersebut, untuk meminta dukungan kepada anggota dewan agar dana desa bisa segera dicairkan.

Namun ia ditolak dan gagal menemui para anggota dewan yang duduk di DPR RI tersebut.

Sejak kedatangannya pada Maret 2024 lalu, dirinya sudah berusaha ke sekretariat kepresidenan dalam upaya memperjuangkan hak masyarakat yang ada di Desa Datai Nirui.

Baca Juga :  Konflik Internal, BPD Tumbang Jala Mengundurkan Diri

“Perjalanan yang saya lewati sudah sangat panjang, untuk itulah saya berorasi didepan Gedung Dewan menemui Ketua DPR RI, guna menyampaikan keluhan terkait dana desa Kami yang belum cair,” ucapnya lewat keterangan tertulis.

Naek mengungkapkan, pada 2023 sampai 2024 Pemerintah Desa tidak menerima Anggaran tersebut, sehingga hak-hak warga Desa Datai Nirui tak terpenuhi.

“Saat ini Desa Kami lumpuh, karena tidak ada dana untuk pembangunan sama sekali, Saya berharap bisa bertemu Ketua DPR RI agar dapat jadi perhatian,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, bahwa Dana Desa tersebut sangat diharapkan oleh warganya, karena dengan dana tersebut tentunya untuk pembangunan, Hak-hak kesehatan, hak-hak BLT, hak pelaksanaan Pembangunan Desa, Hak -hak pembinaan kemasyarakatan Desa bisa terpenuhi. (pri)

Baca Juga :  Ampera Beri Sinyal Rombak Pejabat Pertengahan Januari

PROKALTENG.CO – Kepala Desa (Kades) Datai Nirui, Kecamatan Teweh Tengah, Provinsi Kalimantan Tengah, Naek Marusaha berjalan kaki menuju Gedung DPR RI untuk bertemu para wakil rakyat.

Dia mendatangi gedung DPR RI Jalan Gatot Subroto, Jakarta pada, Kamis, (18/04/2024) dengan membawa spanduk untuk ditempel di Gedung DPR RI.

Maksud dan tujuannya datang ke Gedung DPR RI tersebut, untuk meminta dukungan kepada anggota dewan agar dana desa bisa segera dicairkan.

Namun ia ditolak dan gagal menemui para anggota dewan yang duduk di DPR RI tersebut.

Sejak kedatangannya pada Maret 2024 lalu, dirinya sudah berusaha ke sekretariat kepresidenan dalam upaya memperjuangkan hak masyarakat yang ada di Desa Datai Nirui.

Baca Juga :  Konflik Internal, BPD Tumbang Jala Mengundurkan Diri

“Perjalanan yang saya lewati sudah sangat panjang, untuk itulah saya berorasi didepan Gedung Dewan menemui Ketua DPR RI, guna menyampaikan keluhan terkait dana desa Kami yang belum cair,” ucapnya lewat keterangan tertulis.

Naek mengungkapkan, pada 2023 sampai 2024 Pemerintah Desa tidak menerima Anggaran tersebut, sehingga hak-hak warga Desa Datai Nirui tak terpenuhi.

“Saat ini Desa Kami lumpuh, karena tidak ada dana untuk pembangunan sama sekali, Saya berharap bisa bertemu Ketua DPR RI agar dapat jadi perhatian,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, bahwa Dana Desa tersebut sangat diharapkan oleh warganya, karena dengan dana tersebut tentunya untuk pembangunan, Hak-hak kesehatan, hak-hak BLT, hak pelaksanaan Pembangunan Desa, Hak -hak pembinaan kemasyarakatan Desa bisa terpenuhi. (pri)

Baca Juga :  Ampera Beri Sinyal Rombak Pejabat Pertengahan Januari
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru