27.8 C
Jakarta
Thursday, January 29, 2026

Diduga Kompor Lupa Dimatikan, Kebakaran Hanguskan Tujuh Kios di Jalan Christopel Mihing

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kebakaran hebat menghanguskan tujuh kios kayu dan menyebabkan tiga kios lainnya rusak berat di tepi Jalan Christopel Mihing, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kamis (15/1/2026).

Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Salah seorang penghuni kios, Santi, mengatakan kebakaran terjadi secara tiba-tiba saat dirinya dan beberapa pedagang lain masih berada di dalam kios.

“Tadi kami awalnya ada di dalam kios, tiba-tiba ada pengendara yang lewat memberitahukan kalau ada api,” ujarnya.

Menurut Santi, api pertama kali terlihat berasal dari sebuah kios sembako yang letaknya berjarak satu kios dari tempatnya berjualan.

Saat itu, pemilik kios sembako tersebut diketahui tidak berada di lokasi dan pintu kios dalam keadaan terkunci.

Baca Juga :  Wali Kota Palangka Raya Puji Desain Masjid Agung Kubah Kecubung Darurrahman

“Jadi warga tadi sempat berusaha mendobrak pintu kios itu untuk memadamkan api,” ucapnya.

Electronic money exchangers listing

Sementara itu, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sucipto menyampaikan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kompor yang lupa dimatikan oleh pemilik kios kelontongan yang sudah lanjut usia.

“Dugaan sementara akibat kompor lupa dimatikan. Pemilik kios meninggalkan tempat usahanya sejak sebelum Zuhur untuk mengunjungi keluarga atau kerabat yang meninggal dunia,” jelas Sucipto, Jumat (16/1).

Ia menjelaskan, kondisi bangunan kios yang mayoritas terbuat dari kayu serta letaknya yang berdempetan membuat api dengan cepat membesar dan merembet ke kios lainnya.

“Dari pendataan awal, tujuh kios terbakar 100 persen dan tiga kios lainnya mengalami kerusakan berat. Namun berkat informasi yang cepat, kerugian dapat diminimalisasi dan tidak ada korban jiwa,” tambahnya.

Baca Juga :  Sakit Kepala Arton S Dohong Diselipi Guyon Soal Kursi Ketua DPD PDI-P Kalteng

Dalam penanganan kebakaran tersebut, melibatkan Tim Rescue Damkar, Bidang Operasional Pemadaman, BPK Swakarsa, PLN, TNI, Polri, Karhutla Provinsi, BNPB Provinsi, BPBD Kota Palangka Raya, Satpol PP, Dishub, OPD terkait, serta dibantu masyarakat sekitar.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

“Penyebab masih dalam penyelidikan ya, Pak,” kata Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto, saat dikonfirmasi Prokalteng.co.

 

Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut. (jef)

 

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kebakaran hebat menghanguskan tujuh kios kayu dan menyebabkan tiga kios lainnya rusak berat di tepi Jalan Christopel Mihing, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kamis (15/1/2026).

Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Salah seorang penghuni kios, Santi, mengatakan kebakaran terjadi secara tiba-tiba saat dirinya dan beberapa pedagang lain masih berada di dalam kios.

Electronic money exchangers listing

“Tadi kami awalnya ada di dalam kios, tiba-tiba ada pengendara yang lewat memberitahukan kalau ada api,” ujarnya.

Menurut Santi, api pertama kali terlihat berasal dari sebuah kios sembako yang letaknya berjarak satu kios dari tempatnya berjualan.

Saat itu, pemilik kios sembako tersebut diketahui tidak berada di lokasi dan pintu kios dalam keadaan terkunci.

Baca Juga :  Wali Kota Palangka Raya Puji Desain Masjid Agung Kubah Kecubung Darurrahman

“Jadi warga tadi sempat berusaha mendobrak pintu kios itu untuk memadamkan api,” ucapnya.

Sementara itu, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sucipto menyampaikan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kompor yang lupa dimatikan oleh pemilik kios kelontongan yang sudah lanjut usia.

“Dugaan sementara akibat kompor lupa dimatikan. Pemilik kios meninggalkan tempat usahanya sejak sebelum Zuhur untuk mengunjungi keluarga atau kerabat yang meninggal dunia,” jelas Sucipto, Jumat (16/1).

Ia menjelaskan, kondisi bangunan kios yang mayoritas terbuat dari kayu serta letaknya yang berdempetan membuat api dengan cepat membesar dan merembet ke kios lainnya.

“Dari pendataan awal, tujuh kios terbakar 100 persen dan tiga kios lainnya mengalami kerusakan berat. Namun berkat informasi yang cepat, kerugian dapat diminimalisasi dan tidak ada korban jiwa,” tambahnya.

Baca Juga :  Sakit Kepala Arton S Dohong Diselipi Guyon Soal Kursi Ketua DPD PDI-P Kalteng

Dalam penanganan kebakaran tersebut, melibatkan Tim Rescue Damkar, Bidang Operasional Pemadaman, BPK Swakarsa, PLN, TNI, Polri, Karhutla Provinsi, BNPB Provinsi, BPBD Kota Palangka Raya, Satpol PP, Dishub, OPD terkait, serta dibantu masyarakat sekitar.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

“Penyebab masih dalam penyelidikan ya, Pak,” kata Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto, saat dikonfirmasi Prokalteng.co.

 

Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut. (jef)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru