27.8 C
Jakarta
Sunday, February 15, 2026

Keluarga Makamkan Ardiansyah, Kasus Penemuan Mayat di Bukit Batu Masih Gelap

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kasus penemuan mayat pria di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 50,4, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, masih menyisakan misteri.

Meski korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga, penyebab pasti kematiannya hingga kini belum terungkap.

Korban diketahui bernama Ardiansyah (24), yang akrab disapa Ale, warga Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Identitas korban terungkap setelah pihak keluarga mengenali ciri-ciri jenazah dari pemberitaan yang beredar di media sosial.

Kapolsek Bukit Batu, Ipda Muhammad Hafizh Ramadhan membenarkan, keluarga mengenali korban dari informasi yang tersebar di Facebook.

“Untuk keluarga bisa mengenali dari pemberitaan di Facebook, dan jenazah langsung dimakamkan pada siang harinya setelah ditemukan, tanggal 5 Februari,” ujar Ipda Hafizh, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga :  Musim Peralihan, Warga Palangka Raya Diminta Waspadai Hewan Liar

Seperti diberitakan sebelumnya, Ardiansyah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 05.30 WIB di badan jalan Km 50,4, tepatnya di depan Gang Mulia.

Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban yang diduga akibat benda tajam.

Electronic money exchangers listing

Untuk memperjelas kronologi kejadian, Polsek Bukit Batu juga telah menggelar pra rekonstruksi pada Selasa (10/2/2026) malam.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek bersama Kanit Jatanras Polresta Palangka Raya dan melibatkan 23 personel gabungan.

Dalam pra rekonstruksi tersebut, turut dihadirkan tiga rekan korban yang sebelumnya berangkat bersama korban untuk bekerja di Kabupaten Katingan.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat turun dari kendaraan di sekitar Km 51 dan dibujuk untuk kembali masuk ke mobil, namun menolak sehingga akhirnya ditinggalkan.

Baca Juga :  KSP Dorong Penataan Bantaran Sungai Palangka Raya Berbasis Penyelesaian Masalah Sosial

Petugas juga menemukan kaos hitam bergambar kelelawar yang diduga milik korban, sekitar 15 meter dari lokasi korban turun dan berjarak sekitar 650 meter dari titik penemuan jenazah.

Meski berbagai langkah penyelidikan telah dilakukan, polisi hingga kini belum menyimpulkan apakah kematian Ardiansyah murni akibat tindak pidana atau sebab lainnya.

“Kami masih melakukan pengembangan penyelidikan. Untuk penyebab kematian masih kami selidiki,” tegas Kapolsek.

Hingga saat ini, misteri di balik kematian Ardiansyah masih menjadi tanda tanya, sementara keluarga telah lebih dulu mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kasus penemuan mayat pria di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 50,4, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, masih menyisakan misteri.

Meski korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga, penyebab pasti kematiannya hingga kini belum terungkap.

Korban diketahui bernama Ardiansyah (24), yang akrab disapa Ale, warga Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Identitas korban terungkap setelah pihak keluarga mengenali ciri-ciri jenazah dari pemberitaan yang beredar di media sosial.

Electronic money exchangers listing

Kapolsek Bukit Batu, Ipda Muhammad Hafizh Ramadhan membenarkan, keluarga mengenali korban dari informasi yang tersebar di Facebook.

“Untuk keluarga bisa mengenali dari pemberitaan di Facebook, dan jenazah langsung dimakamkan pada siang harinya setelah ditemukan, tanggal 5 Februari,” ujar Ipda Hafizh, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga :  Musim Peralihan, Warga Palangka Raya Diminta Waspadai Hewan Liar

Seperti diberitakan sebelumnya, Ardiansyah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 05.30 WIB di badan jalan Km 50,4, tepatnya di depan Gang Mulia.

Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban yang diduga akibat benda tajam.

Untuk memperjelas kronologi kejadian, Polsek Bukit Batu juga telah menggelar pra rekonstruksi pada Selasa (10/2/2026) malam.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek bersama Kanit Jatanras Polresta Palangka Raya dan melibatkan 23 personel gabungan.

Dalam pra rekonstruksi tersebut, turut dihadirkan tiga rekan korban yang sebelumnya berangkat bersama korban untuk bekerja di Kabupaten Katingan.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat turun dari kendaraan di sekitar Km 51 dan dibujuk untuk kembali masuk ke mobil, namun menolak sehingga akhirnya ditinggalkan.

Baca Juga :  KSP Dorong Penataan Bantaran Sungai Palangka Raya Berbasis Penyelesaian Masalah Sosial

Petugas juga menemukan kaos hitam bergambar kelelawar yang diduga milik korban, sekitar 15 meter dari lokasi korban turun dan berjarak sekitar 650 meter dari titik penemuan jenazah.

Meski berbagai langkah penyelidikan telah dilakukan, polisi hingga kini belum menyimpulkan apakah kematian Ardiansyah murni akibat tindak pidana atau sebab lainnya.

“Kami masih melakukan pengembangan penyelidikan. Untuk penyebab kematian masih kami selidiki,” tegas Kapolsek.

Hingga saat ini, misteri di balik kematian Ardiansyah masih menjadi tanda tanya, sementara keluarga telah lebih dulu mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru