26.1 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025

Cegah Ular Masuk Permukiman Warga, Damkar Berikan Imbauan Begini

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Belakangan hujan terus mengguyur Kota Palangkaraya. Akibatnya, kondisi itu menjadi momentum bagi binatang liar berbahaya sejenis ular yang muncul di permukiman warga.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas DPKP Kota Palangkaraya, Gloriana melalui Kasek Pengendalian Operasi dan Komunikasi Penyelamatan, Sucipto memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada dan membersihkan tumpukan barang.

“Saya mengimbau kepada masyarakat Kota Palangkaraya agar waspada terhadap ular selama musim hujan ini. Penyebabnya karena tikus saat musim hujan ini bersembunyi ke tempat yang lebih kering,” ucap Sucipto kepada Prokalteng.co, Jumat (8/3/2024).

Dia menjelaskan, keberadaan tikus mencari tempat kering tersebut akan memilih barang yang menumpuk sebagai tempat persembunyian. Sehingga akan memicu ular untuk mencari keberadaan tikus.

Baca Juga :  Seperti Tahun Lalu, Takbir Keliling Masih Dilarang

“Tikus sembunyi bagian kering tumpukan barang, lalu ular masuk. Saya mengimbau kepada masyarakat agar menutup rapat pintu rumah, menutup lubang atau celah di rumah. Barang yang menumpuk agar dapat diurai dan jangan sampai menumpuk,” ucapnya.

Sucipto mengatakan, selama hujan beberapa hari ini,  pihaknya telah mengevakuasi lima ekor ular yang masuk di permukiman warga. Adapun jenis ular yang telah dievakuasi pihaknya itu, antara lain ular kobra, piton dan hanjaliwan.

“Belakangan ini, 75% kasus rumah kemasukkan oleh ular karena keberadaan tikus yang bersembunyi di tumpukan barang,”ujarnya. (jef/hnd)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Belakangan hujan terus mengguyur Kota Palangkaraya. Akibatnya, kondisi itu menjadi momentum bagi binatang liar berbahaya sejenis ular yang muncul di permukiman warga.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas DPKP Kota Palangkaraya, Gloriana melalui Kasek Pengendalian Operasi dan Komunikasi Penyelamatan, Sucipto memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada dan membersihkan tumpukan barang.

“Saya mengimbau kepada masyarakat Kota Palangkaraya agar waspada terhadap ular selama musim hujan ini. Penyebabnya karena tikus saat musim hujan ini bersembunyi ke tempat yang lebih kering,” ucap Sucipto kepada Prokalteng.co, Jumat (8/3/2024).

Dia menjelaskan, keberadaan tikus mencari tempat kering tersebut akan memilih barang yang menumpuk sebagai tempat persembunyian. Sehingga akan memicu ular untuk mencari keberadaan tikus.

Baca Juga :  Seperti Tahun Lalu, Takbir Keliling Masih Dilarang

“Tikus sembunyi bagian kering tumpukan barang, lalu ular masuk. Saya mengimbau kepada masyarakat agar menutup rapat pintu rumah, menutup lubang atau celah di rumah. Barang yang menumpuk agar dapat diurai dan jangan sampai menumpuk,” ucapnya.

Sucipto mengatakan, selama hujan beberapa hari ini,  pihaknya telah mengevakuasi lima ekor ular yang masuk di permukiman warga. Adapun jenis ular yang telah dievakuasi pihaknya itu, antara lain ular kobra, piton dan hanjaliwan.

“Belakangan ini, 75% kasus rumah kemasukkan oleh ular karena keberadaan tikus yang bersembunyi di tumpukan barang,”ujarnya. (jef/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru