PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) diproyeksikan menjadi pilot project Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pemerintah daerah pertama di Indonesia. Selain itu, seluruh pusat pendidikan militer TNI Angkatan Darat untuk wilayah Kalteng juga direncanakan dipusatkan di Kota Palangka Raya.
Rencana strategis tersebut disampaikan Pangdam XXII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama jajaran Pemerintah Provinsi se-Kalteng, Selasa (4/3/2026).
Zainul menjelaskan, ke depan berbagai pendidikan prajurit TNI AD akan terpusat di ibu kota Provinsi Kalteng tersebut. Mulai dari pendidikan bintara, tamtama hingga pendidikan kejuruan militer.
“Ke depan semua pendidikan tentara, baik bintara, tamtama, maupun pendidikan kejuruan akan ada di Palangka Raya. Itu konsep yang sedang kita siapkan,” kata Zainul.
Ia juga menegaskan, Kalteng mendapat perhatian khusus dalam program penguatan sistem pertahanan negara, khususnya melalui pembentukan Komcad dari unsur ASN pemerintah daerah.
“Untuk Komcad, kita menjadikan Kalteng sebagai pilot project bagi ASN pemerintah daerah. Kalau ASN kementerian sudah berjalan, untuk ASN pemda kemungkinan Kalteng yang pertama di Indonesia,” ujarnya.
Menanggapi rencana tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyatakan dukungan penuh. Menurut dia, pembangunan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) sekaligus pelibatan ASN sebagai Komcad merupakan peluang strategis yang harus dimanfaatkan daerah.
“Masa kita biarkan program yang sangat luar biasa seperti ini. Kami pastikan pemerintah daerah akan mendukung penuh dan ikut menjemput program ini,” tegas Agustiar.
Menurut gubernur, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terlebih di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Ia menilai keberadaan Rindam dan program Komcad akan memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai potensi ancaman.
Sebagai langkah percepatan, Pemprov Kalteng juga telah menggelar rapat koordinasi bersama para bupati dan wali kota se-Kalteng pada pagi hari sebelum kegiatan silaturahmi tersebut. Rakor itu secara khusus membahas kesiapan daerah dalam mendukung pembangunan Rindam di wilayah Kalimantan Tengah. (her)


