PURUK CAHU-Bupati Murung
Raya (Mura) Perdie M Yoseph mengaku senang dan mengapresiasi PBSI Mura, yang
bisa menjadi tuan rumah dalam penyelenggaran Turnamen PBSI Cup II Open
2019.
“Saya sangat dukung
sekali kegiatan semacam ini, selain dapat menjadi ajang silaturahmi juga
sebagai tempat pencarian bibit atlit bagi generarasi muda yang berbakat sebagai
bentuk pembinaan kepada atlet bulutangkis di daerah ini,” kata Perdie saat
membuka turnamen Bulutangkis PBSI Cup II Open 2019 di Gedung Olahraga
Bulutangkis Temanggung Silam, Jalan Gatot Subroto, Puruk Cahu, Jumat (23/8).
Menurutnya, dengan
terlaksananya turnamen akbar ini bagi pecinta olahraga bulutangkis ini
merupakan suatu kebanggaan tersendiri sebagai wadah berkumpulnya para atlet
se-DAS Barito seperti Kabupaten Barito Utara, Barito Timur, Barito
Selatan.
Orang nomor satu di bumi
Tura Tangka Balang mengungkapkan bidang olahraga saat ini menjadi salah satu
prioritas dalam regenerasi bagi atlet-atlet muda berbakat di daerah ini.
“Sebab olahraga bisa
menjadi ujung tombak utama bagi generasi muda dalam menyalurkan bakat sehingga
dengan semakin banyaknya pembinaan terhadap atlet muda akan semakin terhindar
generasi muda kita dari pengaruh buruk ancaman narkoba,” jelasnya.
Ketua PBSI Mura Akmad
Tafruji dalam laporannya menyampaikan, terlaksananya kegiatan kejuaraan bulu
tangkis kelompok umur se DAS Barito dan PBSI Cup Open 2019 merupakan atas suport Bupati Mura.
“Bulutangkis ini
merupakan olahraga yang paling banyak digemari di Kabupaten Mura, sehingga
mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Atas nama panitia dan PBSI Mura
mengharapkan agar event ini dapat berjalan lancar sukses dan menelurkan atlit
berbakat dan berprestasi,” kata Tafruji.
Kejuaraan ini dilaksanakan
mulai tgl 22 sampai 25 diikiti 45
peserta untuk kategori kelompok umur se DAS Barito dan 142 atlit untuk
kejuaraan PBSI Cup Open 2019.
“Adapun peserta yang
mengikuti kejuaraan ini diantaranya dari Barito Selatan, Barito Utara, Barito
Timur dan Mura dengan memperebutkan total hadiah sebesar Rp73 juta,”
pungkasnya. (her/abe)