PURUK
CAHU-Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito perkebunan kopi dan kakao sangat
menjanjikan, sehingga dalam mendukungnya program tersebut tentu Pemkab Murung
Raya (Mura) akan terus berupaya untuk mengembangkan perkebunan tersebut melalui
kelompok tani.
Dinas Pertanian,
Perikanan, dan Peternakan Murung Raya berencana, kelompok tani di Kabupaten
Mura akan diprioritaskan untuk mengembangkan perkebunan kopi dan kakao pada
2020 mendatang.
Kabid
Perkebunan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan Murung Raya, Gajali
Rahman, mengatakan Seluas 200 Ha rencananya akan dibuka lahan bagi kelompok
tani di Kabupaten Murung Raya untuk komoditi kopi. “Kita berharap dukungan
dari kelompok tani yang ditunjuk nanti dapat segera mempersiapkan lahan yang
ditargetkan ini,” terang Gazali Rahman, akhir pekan lalu.
Saat
ini, kata dia, pihaknya sedang mempersiapkan teknis persiapan lahan. Selain itu
juga penyuluhan terkait penanaman dan perawatan tanaman kakao dan kopi ini
sedang terus dilaksanakan. “Pembinaan terhadap kelompok tani terus kila
laksanakan agar saat bibit kita nanti disalurkan telah siap untuk dilaksanakan
proses penanamannya,” imbuhnya.
Ditambahkannya,
untuk kebun kakao sudah berjalan pada tahun 2019 ini yang mendapat bantuan
sebesar 30 hektar yang ada pada Desa Puruk Batu dan Desa Sungai Lunuk.
Menurutnya,
program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Dinas Pertanian
Provinsi Kalimantan Tengah.
“Untuk
perkebunan kopi dan kakao merupakan program Dinas Pertanian Provinsi Kalteng.
Untuk mendukungnya, kami akan terus berupaya mengembangkannya melalui kelompok
tani,” ujarnya.
Dia
berharap, pada tahun 2020 mendatang bagaimana upaya melalui kelompok tani untuk
lebih serius melakukan pengembangan terhadap 2 komuditi perkebunan ini.
(dad/ala)