27.7 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Awas! Persebaran Covid-19 saat Natal dan Tahun Baru Perlu Diantisipasi

TAMIANG
LAYANG
,KALTENGPOS.CO
Pemerintah Kabupaten Bartim jauh hari tengah menyiapkan edaran untuk
mengantisipasi penyebaran Covid-19 pada Natal dan Tahun Baru 2021. Hal tersebut
juga setelah mengevaluasi peningkatan kasus pascalibur panjang beberapa waktu
lalu.

Bupati
Bartim Ampera AY Mebas mengungkapan, perhatian tersebut tidak hanya untuk
aparatursipil Negara (ASN), namun seluruh masyarakat Kabupaten Bartim. Menurut
dia, menghadapi libur Natal dan Tahun Baru mestinya harus diwaspadai.

“Saya
mengimbau masyarakat juga supaya tetap berada di rumah tidak berpergian karena
pada libur panjang kemarin terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi Covid –
19,” ucap bupati, kemarin.

Lanjutnya,
jika terpaksa harus menerapkan protokol kesehatan ketat. Seperti, selalu
mengggunakan masker, jaga jarak, menghindari kerumunan tidak mampir urusan
tidak perlu serta membawa pembersih tangan.

Baca Juga :  1.100 Pelajar di Parenggean Dapatkan Vaksin Covid

Menurut dia,
penularan Covid – 19 rentan terjadi akibat perjalanan apalagi ke zona merah
yang terjadi transmisi lokal. Sepulangnya juga diharapkan bisa melapor ke
kesehatan dan melakukan rapid test memastikan tidak tertular serta melakukan
isolasi mandiri.

“Kesadaran
terhadap memutus mata rantai Covid – 19 ada pada diri masing – masing tetapi
kami mengharapkan masyarakat bersama patuh terhadap protokol kesehatan karena
virus itu belum ada obatnya dan penularan masih terjadi,” tukas bupati.
 

TAMIANG
LAYANG
,KALTENGPOS.CO
Pemerintah Kabupaten Bartim jauh hari tengah menyiapkan edaran untuk
mengantisipasi penyebaran Covid-19 pada Natal dan Tahun Baru 2021. Hal tersebut
juga setelah mengevaluasi peningkatan kasus pascalibur panjang beberapa waktu
lalu.

Bupati
Bartim Ampera AY Mebas mengungkapan, perhatian tersebut tidak hanya untuk
aparatursipil Negara (ASN), namun seluruh masyarakat Kabupaten Bartim. Menurut
dia, menghadapi libur Natal dan Tahun Baru mestinya harus diwaspadai.

“Saya
mengimbau masyarakat juga supaya tetap berada di rumah tidak berpergian karena
pada libur panjang kemarin terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi Covid –
19,” ucap bupati, kemarin.

Lanjutnya,
jika terpaksa harus menerapkan protokol kesehatan ketat. Seperti, selalu
mengggunakan masker, jaga jarak, menghindari kerumunan tidak mampir urusan
tidak perlu serta membawa pembersih tangan.

Baca Juga :  1.100 Pelajar di Parenggean Dapatkan Vaksin Covid

Menurut dia,
penularan Covid – 19 rentan terjadi akibat perjalanan apalagi ke zona merah
yang terjadi transmisi lokal. Sepulangnya juga diharapkan bisa melapor ke
kesehatan dan melakukan rapid test memastikan tidak tertular serta melakukan
isolasi mandiri.

“Kesadaran
terhadap memutus mata rantai Covid – 19 ada pada diri masing – masing tetapi
kami mengharapkan masyarakat bersama patuh terhadap protokol kesehatan karena
virus itu belum ada obatnya dan penularan masih terjadi,” tukas bupati.
 

Terpopuler

Artikel Terbaru