PROKALTENG.CO-Pengguna Jalan A Yani KM 4, Banjarmasin Timur, mendadak gempar, Sabtu (21/2/2026) malam. Seorang wanita muda ditemukan tergeletak di jalan usai terjun dari atas flyover.
Korban diketahui berinisial MS (22), warga Semangat Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi hidup meski mengalami luka serius.
Petugas emergency gabungan Kota Banjarmasin yang menerima laporan langsung mengevakuasi korban ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan kejadian tersebut.
“Korban sebelumnya sempat menghubungi pihak keluarga dan menyampaikan niat untuk mengakhiri hidupnya. Diduga dipicu permasalahan keluarga,” jelasnya.
Polisi memastikan tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian tersebut. Korban pertama kali ditemukan warga dalam kondisi tergeletak di badan jalan.
Sementara itu, Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Morris Widhi Harto menyebutkan kondisi korban masih hidup dan telah menjalani penanganan medis.
“Korban mengalami patah tulang pada bagian tangan dan kaki. Saat ini masih dalam perawatan intensif, dan informasi terakhit kami dapat mau dioperasi,” ujarnya. (jpg)
PROKALTENG.CO-Pengguna Jalan A Yani KM 4, Banjarmasin Timur, mendadak gempar, Sabtu (21/2/2026) malam. Seorang wanita muda ditemukan tergeletak di jalan usai terjun dari atas flyover.
Korban diketahui berinisial MS (22), warga Semangat Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi hidup meski mengalami luka serius.
Petugas emergency gabungan Kota Banjarmasin yang menerima laporan langsung mengevakuasi korban ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan kejadian tersebut.
“Korban sebelumnya sempat menghubungi pihak keluarga dan menyampaikan niat untuk mengakhiri hidupnya. Diduga dipicu permasalahan keluarga,” jelasnya.
Polisi memastikan tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian tersebut. Korban pertama kali ditemukan warga dalam kondisi tergeletak di badan jalan.
Sementara itu, Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Morris Widhi Harto menyebutkan kondisi korban masih hidup dan telah menjalani penanganan medis.
“Korban mengalami patah tulang pada bagian tangan dan kaki. Saat ini masih dalam perawatan intensif, dan informasi terakhit kami dapat mau dioperasi,” ujarnya. (jpg)